Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

Studi: Hand Sanitizer Lebih Efektif dari Sabun Cuci Tangan

Screen Shot 2018 10 15 at 11.38.11 AMJakarta, CNN Indonesia -- Menjaga kebersihan tangan lewat cuci tangan kini lebih praktis dengan adanya hand sanitizer atau cairan pembersih tangan.

Cairan pembersih tangan ini dianggap lebih praktis karena tak membutuhkan air untuk membilas tangan seperti halnya sabun cuci tangan. Selain itu, kemasannya yang kecil membuatnya bisa dibawa kemana pun.

Bukan hanya itu, penelitian terbaru bahkan menunjukkan mencuci tangan dengan hand sanitizer lebih efektif mencegah penyakit ketimbang menggunakan air dan sabun.

Studi yang baru saja dipublikasikan di jurnal Pediatrics ini meneliti hubungan cara anak-anak membersihkan tangan dengan kesehatan mereka.

Hasilnya, peneliti menemukan anak-anak yang membersihkan tangan dengan sanitizer mengalami infeksi pernapasan dan diresepken antibiotik lebih sedikit ketimbang yang menggunakan sabun dan air. Mereka juga lebih sedikit tak masuk sekolah dibanding anak-anak yang mencuci tangan dengan sabun dan air.

Peneliti mempelajari 911 anak-anak berusia di atas 3 tahun yang ada di pusat penitipan anak di Almeria, Spanyol.

Selama delapan bulan penelitian, ditemukan anak-anak yang mencuci tangan dengan sanitzer hanya absen sebanyak 3,25 persen hari. Sedangkan yang menggunakan air dan sabun absen lebih banyak yakni 3,9 persen hari. Anak-anak yang mencuci tangan sekadarnya bahkan absen sebanyak 4,2 persen hari.

Peneliti juga menemukan anak-anak yang mencuci tangan dengan air dan sabun memiliki risiko 21 persen lebih tinggi terkena infeksi saluran pernapasan seperti hidung meler, tersumbat, batuk dan sakit tenggorokan. Mereka juga 31 persen lebih mungkin diberi obat antibiotik dibandingkan anak-anak yang memakai hand sanitizer.

Penulis penelitian mengungkapkan bahwa membersihkan tangan dengan hand sanitizer itu sama baiknya menggunakan antibiotik.

Hanya saja, penggunaan bahan aktif untuk mencuci tangan ini bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan anak-anak lebih sehat.

"Kita tahu bahwa mencuci tangan dapat membantu mencegah penyakit. Namun faktanya bukan hanya soal mencuci tangan saja tapi bagaimana Anda mencuci tangan Anda," kata Direktur Epidemiologi di Lenox Hill Hospital New York, Janet Haas yang tidak terlibat dalam penelitian ini, dikutip dari CNN.

Berdasarkan anjuran dari badan pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat, mencuci tangan yang baik setidaknya dilakukan selama 20 detik dengan menggosok punggung tangan, sela-sela jari hingga di bawah kuku.

(ptj/chs)

 

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181009110742-277-336860/studi-hand-sanitizer-lebih-efektif-dari-sabun-cuci-tangan?