Editorial, Senin 14 April 2014

International Forum on Quality & Safety in Healthcare: Strive for Excellence, Seek Value, Spark a Revolution

edi-7apr

British Medical Journal (BMJ) dan Institute for Healthcare Improvement (IHI) kembali mengadakan forum Internasional untuk membahas berbagai perkembangan upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien dalam pelayanan kesehatan. Forum ini diselenggarakan di The Le Palais des Congres, Paris, Perancis dan pada hari pertama tercatat diikuti oleh 3.030 peserta dari 78 negara.
Forum ini dibuka oleh Fiona Godlee, Editor in Chief, British Medical Journal, UK dan juga oleh Jean Luc Harrouseau, Presiden, Haute Autorite de Sante (HAS), France yang menjelaskan mengenai gambaran umum dari pelaksanaan Forum. Forum terdiri dari kegiatan pre-forum (1 hari) dan forum utama (3 hari) yang dibagi menjadi 6 topik utama.

Read More

Artikel

Strive for Excellence

art-7apr "Striving for excellence" adalah bagian penting dari sikap profesional, yaitu berusaha sekuat tenaga untuk mengutamakan mutu, bekerja sebaik mungkin meski terdapat berbagai hambatan, berupaya mencapai yang terbaik (bukan nomor dua terbaik), bekerja dengan semangat dan dengan perasaan senang dan bangga serta juga ikut senang dan bangga kepada orang lain yang bekerja dengan excellence.

More


Seek value

Dalam gambar rantai nilai (value chain) yang sering digunakan dalam kuliah-kuliah Prof. Laksono, value merupakan hasil akhir yang diupayakan dapat dirasakan oleh pasien, sebuah nilai yang didapat oleh pasien/keluarga/masyarakat dari rangkaian pelayanan klinis (baik dari pra pelayanan, proses pelayanan hingga pasca pelayanan) sebuah pelayanan klinis yang didukung oleh pelayanan dari SDM, keuangan, IT, struktur organisasi dan budaya organisasi.

More


Spark a Revolution

Mencetuskan revolusi? ini mungkin bagian yang paling menarik, penulis merasa bahwa mengikuti forum ini seperti masuk ke supermarket mutu dan keselamatan pasien, ada sekian banyak konsep, pengalaman, hasil, evaluasi, rencana hingga ide dan inovasi untuk peningkatan mutu. 

More


Armiatin

Posted in Pendekatan

Armiatin SE., MPH. Anak bungsu dari 4 bersaudara yang Lahir di Bontocini Kota Makassar Sulawesi Selatan pada tahun 1986, mulai menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi-IEU Yogyakarta dengan minat Pemasaran apotik farmasi pada tahun 2004. Pada tahun 2007, kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata satu Minat Manajemen Apotik Farmasi di tempat yang sama. Tahun 2010 mengambil pendidikan S2 di Universitas Kedokteran Universitas Gajah Mada pada Minat Manajemen Rumah Sakit dan Januari 2012 menyandang gelar Magister Of Public Health (MPH). Selama menempuh perkuliahan pernah magang di beberapa rumah sakit pemerintah di Surakarta, Yogyakarta, dan Banda Aceh.

Dengan keahlian pemasaran dan manajemen yang dimiliki, tahun 2012 diminta untuk membantu dosen Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada pada proyek unit cost pada proses pengambilan data di Rumah Sakit Umum Meuraxa Banda aceh. Mei 2012 mulai bergabung di Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FKUGM dengan menangani Manual Rujukan di 11 Kabupaten NTT. Manual rujukan ini merupakan salah satu rangkaian Program Sister Hospital yang dilakukan oleh PKMK FK UGM dengan memfasilitasi dan melakukan pendampingan kepada 9 Rumah sakit (RS Mitra A) dan 11 RS mitra B. RS mitra A yaitu RSUP DR Sardjito Yogyakarta, RSUP DR Kariadi, RSUP DR Wahidin Sudirohusodo Makassar, RSUD Soetomo Surabaya, RSCM, RSAB, RSUP Sanglah Denpasar, RSU Panti Rapih Yogyakarta, RS Syaiful Anwar Malang dan 11 RS Mitra B yaitu RSUD Ende, RSUD Bajawa, RSUD Ruteng, RSUD TC Hillers, RSUD Waikabubak, RSUD Kefamenanu, RSUD Waingapu, RSUD Larantuka, RSUD Lembata, RSUD Atambua, RSUD Soe. Program Sister Hospital yang dilakukan ini sebagai upaya penurunan kematian ibu dan anak di NTT yang di dukung oleh Australia indonesia Partnership for maternal and Neonatal Health (AIPMNH). Dari hasil evaluasi menunjukkan lima dari 11 RSUD di NTT mengalami penurunan kematian maternal.

Selain menangani manual rujukan 11 Kab di NTT, juga menangani manual rujukan di 5 Kabupaten/Kota DIY. Dimana saat ini manual rujukan DIY telah memasuki tahap implementasi. Untuk mendukung kegiatan tersebut, saat ini juga membantu mengelola website Kesehatan ibu dan anak dan juga aktif pada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan proyek KIA hingga sekarang.

 

 

 

dr.Sitti Noor Zaenab, M.Kes.

Posted in Pendekatan

Pendidikan :
S2 : MMR FK UGM, 1995
S1 : Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta, 1974

Riwayat Pekerjaan :

  1. Kepala Puskesmas Imogiri I Kab. Bantul
  2. Kepala Seksi Pelayanan Kesehanan Kandep.Kesehatan Kab.Bantul
  3. Direktur RSUD Wonosari Kab. Gunungkidul
  4. Kepala Kantor Diklat Kab.Gunungkidul
  5. Staf Divisi Pelayanan Medik RSUP DR.Sardjito Yogyakarta
  6. Kepala Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4) Prop. DIY
  7. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Bantul

Pengalaman sebagai Konsultan:

  1. Konsultan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) PKMK FK UGM Yogyakarta
  2. Konsultan Sistem Kesehatan Daerah (SKD) KPMAK FK UGM Yogyakarta

Karya ilmiah:
Penelitian bersama:

  1. Evaluasi Pelayanan Obat di Instalasi Rawat Jalan RSUD Bantul Tahun 1997
  2. Evaluasi Implementasi Kebijakan Bantuan Operasional kesehatan (BOK) di 3 Puskesmas Kabupaten Ende Prov.NTT Tahun 2011
  3. Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Bantuan Operasional (BOK) di Dinas Kesehatan. Studi kasus di Dinkes kab. Bantul dan Dinkes Kab. Lebong Tahun 2011
  4. Evaluasi Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Ibu di Kab. Karimun Prov.Kepri Tahun 2012

Modul Pelatihan :

  1. Penguatan Manajemen Program KIA

 

 

Nasiatul Aisyah Salim

Posted in Pendekatan

Nasiatul Aisyah Salim. Wanita Kelahiran Tegal tahun 1988 ini, memulai jenjang pendidikan S1 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang pada tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan S2 di Minat Manajemen Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2010. Selain mengikuti pendidikan formal, aisyah pernah ikut serta dalam Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di Semarang yaitu melakukan identifikasi masalah kesehatan di masyarakat, menentukan pemecahan masalah hingga membuat rencana intervensi. Tidak hanya berhenti disitu saja, pengalaman magang di 2 Rumah sakit (Pemerintah & Swasta) pun pernah dilakukan di berbagai bagian (Farmasi, Rawat Inap, Ruang operasi, Pemasaran dan Rekam Medis).

Tahun 2012, anak ke empat dari empat bersaudara ini mendapat amanah untuk proyek pengembangan sistem akreditasi rumah sakit di Indonesia yang diselenggarakan oleh Nossal Institute dan PKMK FK UGM pada area penelitian dua rumah sakit, dinas kesehatan provinsi, PERSI daerah di 4 provinsi (Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimatan Timur). Tindak lanjut dari proyek tersebut adalah fellowship selama 3 minggu ke Nossal Institute for Global Health, University of Melbourne untuk membuat plan of action yang perlu dilakukan untuk mendukung Kementerian kesehatan mencapai target mengenai akreditasi rumah sakit.

Berbekal pengalaman organisasi semasa kuliah di senat mahasiswa fakultas sebagai sekretaris dan dua kali ikut kepengurusan di organisasi keagamaan fakultas sebagai kepala penelitian dan pengembangan (litbang) & kepala hubungan masyarakat (humas), diamanahkan menjadi asisten pengelola website mutu pelayanan kesehatan untuk mengisi konten maupun konteks. Website mutu pelayanan kesehatan merupakan satu dari duabelas website dari PKMK FK UGM dan menjadi website yang memiliki jumlah kunjungan terbanyak ke 2 di setiap minggu nya. Selain itu, aisyah juga menjadi manager IHQN (Indonesian Healthcare Quality Network) dengan jumlah member mencapai 300 orang dari berbagai pihak (rumah sakit, dinas kesehatan, akademisi, konsultan, peneliti, pembuat kebijakan dan pemerhati masalah pelayanan kesehatan).
Dengan pengalamannya mengelola IHQN, saat ini aisyah diamanahkan juga menjadi tim peneliti untuk proyek mapping mutu nasional yang diselenggarakan oleh WHO Indonesia. Lingkup proyek ini mencakup lintas sektor yaitu mulai dari rumah sakit, dinas kesehatan, institusi pendidikan, organisasi profesi, kementerian kesehatan, kementerian pendidikan nasional, kementerian lingkungan hidup yang mana hasil akhir dari proyek tersebut adalah adanya framework mutu pelayanan kesehatan nasional.

 

 

drg. Puti Aulia Rahma, MPH

Posted in Pendekatan

Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada sekaligus pendidikan S2 dalam bidang Manajemen Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada tahun 2010. Menaruh minat besar dalam bidang jurnalistik sejak tahun 2005 namun baru bekerja secara profesional sebagai editor di Majalah Dental&Dental pada tahun 2010. Selain bekerja di Majalah Dental&Dental, sejak tahun 2010 juga tercatat sebagai Asisten Konsultan Divisi Manajemen Mutu – Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan.

Pernah bekerja sebagai dokter gigi praktek pada tahun 2011 disebuah klinik gigi di Yogyakarta. Pekerjaan sebagai dokter gigi praktek hanya berjalan selama sekitar 1,5 tahun karena passion yang tumbuh ternyata bukan untuk melayani pasien terbatas "di dalam ruang praktek." Selain jurnalistik, bidang lain yang diminati adalah green living (tercatat sebagai anggota Green Peace sejak tahun 2012), pariwisata dan kesehatan masyarakat.

 

 

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq