Editorial, Senin 20 Oktober 2014

Jokowi-JK Untuk Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

rakernas

Senin, 20 Oktober 2014 menjadi hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Setelah melalui proses panjang, akhirnya Presiden RI Ke-7 resmi dilantik. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memimpin bangsa Indonesia untuk 5 tahun ke depan. Tentu saja suka cita luar biasa dan harapan baru mengiringi terpilihnya pemimpin baru Bangsa Indonesia ini. Setiap sektor kehidupan di negara Indonesia menaruh harapan besar agar ke depannya dapat menjadi lebih baik.

Read More

jkwmutu

Artikel

Electronic Prescription Service Menurunkan Medication Error

Tulisan dokter sulit dibaca, sudah menjadi hal yang biasa. Walapun salah satu dari syarat menulis resep adalah "Hindari tulisan sulit dibaca hal ini dapat mempersulit pelayanan" tapi masih banyak dokter yang menulis resep dengan tulisan yang sulit dibaca. Mungkin hanya apoteker yang bisa membaca dan memahami resep yang ditulis. Namun bukan tidak mungkin apoteker melakukan kekeliruan dalam memberikan obat karena sulit menerjemahkan tulisan dokter sehingga terjadi medication error.

More


Persepsi dan Penggunaan Hasil Survei Kepuasan Pasien Oleh Penyedia Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Pendidikan di Prancis

Persepsi pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diterima, telah menjadi perhatian lama. Telah diakui bahwa pendapat pasien melengkapi indikator mutu yang biasanya dipergunakan dalam pelayanan kesehatan. Pendapat pasien dapat menjadi dasar yang efektif dalam perencanaan pengembangan mutu pelayanan kesehatan. Penilaian terhadap persepsi pasien termasuk didalamnya kepuasan pasien telah banyak dilakukan sarana pelayanan kesehatan di banyak negara di dunia, salah satunya negara Prancis yang telah mewajibkan pelaksanaan survei kepuasan pasien di rumah sakit sejak tahun 1996.

More


Memilih Instrumen yang Tepat untuk Mengukur Patient Satisfaction

art-7aprMeningkatkan mutu layanan di fasilitas kesehatan memang merupakan tanggung jawab dari penyedia layanan (provider), namun sebagai konsumen pasien juga berhak untuk ambil bagian dalamnya. Peran serta pasien menjadi sangat penting karena pasien sendirilah yang merasakan pelayanan yang diberikan oleh provider. Namun pada kenyataannya ruang untuk pasien ambil bagian dalam peningkatan mutu layanan menjadi sangat sedikit bahkan tidak ada. Hak pasien untuk memberikan kritik dan saran menjadi sangat terbatas dan bahkan tidak tersedia.

More


Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 untuk Puskesmas

Posted in Berita

Share

ISO 9000 PuskemasSingkawang (Pontianak Post).Puskesmas di Kota Singkawang yakni Singkawang Utara dan Timur telah mendapatkan sertifikasi ISO. Sementara yang lainnya, sedang mempersiapkan terkait penetapan tersebut.Seperti disampaikan Kepala Puskesmas Singkawang Tengah, Mursalin. Dikarenakan puskesmasnya belum mendapatkan sertifikasi ISO, pihaknya telah melakukan persiapan untuk juga mendapatkannya (sertifikasi ISO).

"Kita telah mempersiapkan untuk mendapatkan sertifikasi ISO, diantaranya empat paket pelatihan, mempersiapkan dokumen mutu karena menjadi pedoman petugas dalam pelayanan kesehatan, lantaran terdiri dari prosedur kerja, instruksi kerja dan SOP nya," kata Mursalin, Senin (30/4) ketika pertemuan dalam rangka membahas persiapan puskesmas menuju standar ISO di Aula PKBI.

Dikatakan Mursalin, dengan memiliki ISO, otomatis layanan kesehatan puskesmas akan semakin lebih baik. Karena di Puskesmas Singkawang Tengah, jumlah pasien yang ada lebih banyak dibanding puskesmas lain. "Upaya terus kami lakukan, agar nanti dapat mengantungi ISO untuk menjamin layanan kesehatan yang lebih baik, diantaranya kita akan menambah poli," katanya.

Dilihat dari tujuan pemberian ISO, lanjutnya, dilihat dari dua sisi, yakni bagaimana pasien mendapat pelayanan, serta dari petugas puskesmas sendiri. "Artinya tidak hanya dipenuhi dalam bentuk kualitas layanan, tetapi juga didasarkan kelengkapan peralatan kesehatan serta manajemen pengelolaan," katanya.

Ketua Distrik Organisasi Mitra Pelaksana PKBI Kota Singkawang, M Ridwan mengatakan pertemuan pembahasan ini, agar ke tiga puskesmas yang belum mendapatkan Sertifikasi ISO (Singkawang Tengah, Selatan dan Barat) bisa mempersiapkan guna menjadi puskesmas yang memiliki sertifikasi ISO. "Apa yang harus dipersiapkan dan kendala-kendalanya, sehingga kita undang dua puskesmas yang telah memiliki standar ISO berbagi pengalaman kepada yang belum," katanya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bappeda dan Dinas Kesehatan Kota Singkawang, Puskesmas se-Kota Singkawang.

Add comment


Security code
Refresh

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq