Angka Kematian Ibu di Kaltim Tinggi

Share

Balikpapan (Metrotvnews.com): Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengkritik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) karena angka kelahiran di provinsi itu nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan angka rata-rata nasional. Selain itu, angka kematian ibu juga tinggi.

Kritikan disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah saat meresmikan Gedung Anggrek Hitam Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan, Jumat (22/3). Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim memperhatikan masalah itu.

"Kami resah karena angka kematian ibu di Kaltim pada 2010 adalah 90 per 100.000 kelahiran (hidu), dan pada 2011 malah meningkat menjadi 106," katanya.

Di sisi lain, ujarnya, Kaltim juga tidak bisa mengerem laju pertumbuhan penduduk. Total fertility rate (TFR) atau angka anak yang dilahirkan setiap perempuan di Kaltim saat ini mencapai lima orang. Padahal rata-rata nasional hanya 2,6. "Jadi di Kaltim satu ibu anaknya bisa lima orang. Ini terlalu banyak. Padahal, target pemerintah TRF bisa mencapai 2,1 pada 2014," ucapnya.

Lebih lanjut Menkes mengatakan, pengaturan kelahiran bukan hanya soal mengendalikan jumlah penduduk, namun juga untuk menyejahterakan keluarga dan masyarakat. Selain itu, juga bukan hanya soal biaya ekonomi, namun juga demi kesehatan dan keselamatan, terutama ibu yang melahirkan bayi. (Syahrul Karim)


Editor: Patna Budi Utami

Sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/22/3/140693/Angka-Kematian-Ibu-di-Kaltim-Tinggi

Add comment


Security code
Refresh

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq