Pengantar

Kemampuan kepemimpinan (leadership) wajib dimiliki oleh setiap personil dalam bidang pelayanan kesehatan. Menggunakan model dari Berwick (2000), maka para klinisi, pengelola fasilitas pelayanan kesehatan dan regulator diharapkan memiliki kompetensi leadership yang kuat.

Para klinisi, seperti dokter, dokter spesialis, perawat, bidan dan klinisi diharapkan menjadi clinical leader dalam bidang masing-masing agar lebih berperan aktif mengatasi masalah yang ada dalam wilayah kerja masing-masing antara lain mencapai SDGs misalnya pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) yang masih menjadi tantangan dibanyak daerah di Indonesia.
Jajaran pengelola rumah sakit hingga puskesmas juga dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan yang hebat, terutama untuk memenuhi tuntutan regulasi yang semakin ketat dengan keterbatasan sumber daya yang ada, misalnya standar akreditasi.

Disisi lain para regulator kesehatan tingkat pusat dan daerah juga wajib memiliki kesadaran dan kemampuan leadership yang mumpuni untuk menjawab tuntutan masyarakat dan dunia internasional dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan efisien, memastikan tidak saja cakupan jaminan bagi seluruh penduduk Indonesia tapi juga memastikan mutu yang diterima.

Forum Mutu IHQN Ke-14 ini berusaha untuk menyajikan konsep dan penerapan cara membangun kompetensi leadership dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan termasuk pada upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Forum Mutu IHQN Ke-14 akan terdiri dari kegiatan seminar, workshop, pameran poster dan studi banding.

  Peserta

Peserta yang diharapkan dapat ikut serta dalam Forum Mutu ini adalah:

  • Pengelola fasilitas pelayanan kesehatan: Direktur/ Manajer RS, Kepala Puskesmas dan Pimpinan klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya
  • Regulator: Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Organisasi profesi (IDI, POGI, HOGSI, IDAI, PPNI, IBI, dsb), lembaga asuransi/ pembiayaan kesehatan (BPJS Kesehatan, Jamkesda, Asuransi Kesehatan Swasta), lembaga sertifikasi/ akreditasi (KARS, KALK, ISO, MenPAN, Badan Mutu, dsb), LSM bidang kesehatan dan sebagainya
  • Klinisi: Dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, penunjang medik, dsb
  • Mahasiswa: S1, S2, Pendidikan dokter spesialis, S3
  • Pemerhati mutu pelayanan kesehatan: Dosen, Peneliti, Konsultan

  Call For Paper

Peserta dapat mengirimkan hasil laporan penelitian, studi kasus dan atau kajian (review) terkait mutu pelayanan kesehatan sesuai tema Forum Mutu Ke-14 dalam bentuk Naskah Abstrak Terbatas. Batas pengiriman Naskah Abstrak Terbatas tanggal 6 Agustus 2018.

Naskah Abstrak Terbatas akan diseleksi oleh Komisi Ilmiah. Penulis akan mendapatkan pemberitahuan hasil seleksi yang diputuskan Komisi Ilmiah melalui surat elektronik (Email) pada tanggal 13 Agustus 2018. Jenis presentasi melalui oral presentasi dan poster.

Naskah Terbatas yang dikirimkan harus memenuhi format dan struktur penulisan berikut:

  1. Abstrak dapat berupa Hasil laporan penelitian atau Hasil Analisa (studi kasus dan atau kajian review) Mutu Pelayanan Kesehatan
  2. Format Penulisan
    1. Menggunakan Bahasa Indonesia
    2. Menggunakan Tipe Huruf Calibri
    3. Menggunakan Ukuran Huruf 12pt
    4. Menggunakan Format Paragraf 1,5 spasi
  3. Struktur Penulisan Abstrak
    1. Judul, Nama Lengkap Penulis dan Afiliasi, dan Alamat Email Penulis.
    2. Mengandung Unsur: pendahuluan (termasuk latar belakang dan tujuan), metode penelitian dan bahan, hasil dan diskusi, kesimpulan.
    3. Jumlah kata yang digunakan dalam Judul Abstrak tidak melebihi 18 kata.
    4. Jumlah kata yang digunakan dalam Abstrak tidak melebihi 300 kata.
    5. Jumlah kata yang digunakan dalam Kata Kunci tidak melebihi 5 kata.
  4. Abstrak dikirim ke panitia penyelenggara melalui email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 
    Bagi 10 peserta terpilih maka akan disediakan fasilitas pencetakan poster dari panitia dan harga khusus mengikuti Forum Mutu IHQN Ke-14 sebesar Rp 1.000.000,- (sebagai pengganti konsumsi dan materi)

  Waktu Pelaksanaan

Hari, tanggal : 3-6 September 2018
Tempat : Novotel Samator
Raya Kedung Baruk No.26-28, Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya

  Pre Forum

Peserta dapat memilih salah satu:

  1. Workshop Implementasi dan Evaluasi Program PMKP
  2. Workshop Penyusunan dan Penerapan Clinical Pathway di RS
  3. Workshop Perhitungan Unit Cost
  4. Workshop Strategic Leadership Learning Organization (SLLO) Secara Praktis bagi Pimpinan dan Anggota Tim PONEK RS
  5. Workshop Audit Keperawatan
  6. Benchmark RS : RS Unair dan RS Siti Khotijah

   Agenda Forum Mutu IHQN ke-14

HARI PERTAMA

Waktu 5 September 2018
07:30-08.30 Registrasi
08.30-09.15 Coffee break: Diskusi informal antar peserta dan pembicara
09.15-10.00 Pembukaan : Dekan FK Unair, ketua IHQN
10:00-11.00 Keynote I: Mutu Pelayanan Kesehatan di Provinsi Jawa Timur: Pembelajaran, Inovasi, dan Proses Membangun Kolektif Leadership
  • Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur
11.00-12.00 Keynote II: Aspek Leadership dalam Upaya menurunkan AKI/AKB: dari Klinisi hingga Pejabat Publik
  • Bupati Kabupaten Kulon Progo, Propinsi DIY
12.00-13.00

Keynote III : Dinkes-Rumah Sakit Joint Leadership for quality Care and Improve

  • Dr. Afzal Mahmood – Adelaide University (Senior Maternal Mortality Reseacher) *)
13.00-14.00 Lunch break
 

Sesi Pararel A:

Clinical Leadership

Sesi Pararel B:

Collective Leadership

14.00-15.00

Sesi A1: Karakteristik Klinisi dengan Strong Leadership

  • dr Ario Djatmiko SpB Onk, Anggota Dewan Pakar Pengurus  Besar Ikatan  Dokter  Indonesia (2015  - 2018)

Sesi B1: Membangun Tanggung jawab Organisasi Profesi dalam Menigkatkan Mutu Pelayanan: Studi Kasus Pelayanan KIA

  • Ketua POGI Sby – Dr. Brahmana Askanadar dr., SpOG(K)

15.00-16.00

 

Sesi A2: Membangun Kompetensi Leadership para Dokter dan Spesialis di RS

  • Dr Bahar SpOG- RSBK

Sesi B2: Kepemimpinan Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas dalam Memenuhi Standar Akreditasi

  • Kadinkes Surabaya
  • Puskesmas Ngadi : dr Yahya (PKM dengan nilai PMKP tertinggi)
16.00-17.00

Sesi A3 (a2): Kurikulum Leadership Dalam Pendidikan Dokter dan Spesialis

  • Wakil Dekan I FK Unair

 

Sesi B3: Membangun Kempemimpinan Bersama: Studi Kasus Menjalankan
  • Dr. Dian Islami M.Kes (Revitalisasi PONEK di Jatim)
  • Kadinkes Grobogan-Jawa Tengah
17.00-17.30 Penutup hari I dan Coffee break: Diskusi informal antar peserta dan pembicara

 

   Biaya

Pre Forum

  1. Workshop implementasi dan evaluasi program PMKP (Tanggal 3-4 September 2018)  Rp. 3.500.000,00
  2. Workshop penyusunan dan penerapan Clinical Pathway di RS (3-4 September 2018) Rp. 3.000.000,00
  3. Workshop perhitungan unit cost (3-4 September 2018) Rp. 3.500.000,00
  4. Workshop Strategic Leadership Learning Organization (SLLO) Secara Praktis bagi Pimpinan dan Anggota Tim PONEK RS (3 September 2018) Rp. 2.000.000,00
  5. Workshop Audit Keperawatan (3-4 September 2018) Rp. 3.000.000,00
  6. Benchmark*) (Tanggal 4 September 2018) Rp. 500.000,00

Forum Mutu

Peserta Umum Rp. 1.900.000,00
Member IHQN Rp. 1.500.000,00
Early Bird Rp. 1.500.000,00
*) Biaya benchmark gratis bagi 15 pendaftar pertama Forum Mutu IHQN Ke-14

Biaya pendaftaran dapat di transfer ke Bank Mandiri, a.n. Dr. Muhammad Ardian Cahya Laksana-Forum Mutu 2018, No. Rekening: 142-00-1661093-2.

PENDAFTARAN ONLINE

   Informasi & Pendaftaran

Sekretariat Divisi Obginsos Departemen Obgin FK UNAIR
Sdri. Wiwik Uswatun / Sdri. Charisma Saraswati
Divisi Obginsos Departemen Obgin FK Unair / RS Unair
Jln. Prof jend. Moestopo Surabaya
Phone : 0315031304
Mobile : 081654958383 (Wiwik), 081249321019 (Risma)
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 

Informasi lengkap dapat diakses di www.mutupelayanankesehatan.net