Editorial, 22 Desember 2014

Peningkatan Pelayanan yang Bermutu dengan Manajemen Nyeri yang Tepat

postnatal-care

Upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu melalui pengelolaan nyeri pasien yang tepat masih menjadi topik bahasan minggu ini. Dua artikel yang ditampilkan akan menyampaikan informasi mengenai pedoman penilaian nyeri dan contoh-contoh instrumen yang dipergunakan. Artikel minggu ini diharapkan dapat semakin melengkapi informasi yang telah disampaikan pada artikel-artikel minggu lalu, dimana manajemen nyeri diuraikan secara detil dengan berbagai contoh pengelolaannya di belahan negara lain.

Read More

mutu natal

 

Agenda Mendatang

  • hongkong15

Artikel

Pedoman Penilaian Nyeri

Pedoman ini disesuaikan untuk dipergunakan oleh lintas profesional penyedia pelayanan kesehatan primer di berbagai situasi di VIHA (Vancouver Island Health Authority) dan praktik klinis lainnya, dimana pengguna melihat kemungkinan dapat digunakannya pedoman ini. Pedoman ini memberikan rekomendasi untuk manajemen penilaian dan gejala bagi pasien dewasa (usia 19 tahun dan lebih tua) dengan sakit yang mengancam kehidupan dan mengalami rasa nyeri.

More


Arsip Artikel >>

Palliative care needs dramatic improvements: Report

Posted in Berita

12,000 people die in hospital each year in Ontario
A report from Ontario's auditor general that said access to palliative care services is not equitable across the province came as no surprise to Léo Therrien.

The executive director of Maison Vale Hospice said all three parties in Queen's Park agree there needs to be more funding and support for hospice palliative care in Ontario.

The auditor general's report said Ontario has no integrated and co-ordinated system to deliver palliative care services to an aging population.

Accelerating access to universal health coverage

Posted in Berita

health starMore than 1 billion people in the world lack access to basic health care, and another 100 million fall into poverty trying to access it each year. Nearly a third of households in Southeast Asia that includes Bangladesh have to borrow money or sell assets to pay for health care. Study conducted by icddr,b showed that around 6.4 million or four percent people in Bangladesh get poorer every year due to excessive health cost. In Bangladesh, out of the pocket health expenditure is very high about 64 percent.

Setahun Berjalan, Berbagai Persoalan Masih Dihadapi Program Jaminan Kesehatan Nasional

Posted in Berita

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah berjalan hampir satu tahun.

Awal November kemarin, pemerintah juga telah meluncurkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang akan menyempurnakan program JKN. Kartu ini memprioritaskan para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), seperti gelandangan, yatim piatu, orang cacat, penghuni panti asuhan dan lainnya, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 1,7 juta jiwa.

Asosiasi Asuransi Surati Jokowi soal JKN yang Dipercepat

Posted in Berita

bpjs 151214Jakarta, Kompas.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melayangkan surat kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Presiden RI Joko Widodo. Surat tersebut di antaranya berisi keberatan pelaku industri apabila pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dipercepat berlaku mulai 1 Januari 2015.

Website lain dari PKMK FK UGM


deskesMsehatmpt
    aids2

Website terkait

   
  ahrq