Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

formut header

  • 2425jun

  • 13jul

  • bannerisquajun

Laporan Komite Ahli WHO tentang Seleksi dan Penggunaan Obat Esensial

25jan23

Obat-obatan esensial adalah obat-obatan yang memenuhi prioritas kebutuhan layanan kesehatan pada suatu populasi. Obat-obat yang diseleksi dengan mempertimbangkan prevalensi penyakit dan relevansi kesehatan masyarakat, bukti evidance base, keselamatan, dan efektivitas biaya komparatif. Obat esensial harus tersedia dalam jumlah yang cukup, dengan kualitas yang terjamin, dan dengan harga yang terjangkau.

Komite Ahli WHO telah mempertimbangkan 85 permohonan yang mengusulkan penambahan, perubahan dan penghapusan obat, kelas obat dan formulasi Daftar Obat Esensial. Pada laporan ini juga mengevaluasi bukti ilmiah mengenai efektivitas, keamanan dan efektivitas biaya obat-obatan. Laporan ini juga telah mempertimbangkan peninjauan formulasi obat esensial untuk anak-anak yang sesuai dengan usia, klasifikasi antibiotik AWaRe, dan hal-hal lain yang relevan dengan pemilihan dan penggunaan obat esensial. Lebih lanjut dapat di lihat pada link berikut:

Readmore


The Role of Purchasing Arrangements for Quality Chronic Care: a Scoping Review

25jan23

Sistem pembelian yang dirancang dengan baik merupakan kunci untuk mengoptimalkan layanan kesehatan. Hal ini dapat membantu mengendalikan biaya, meningkatkan kualitas, dan memperluas akses ke layanan kesehatan. Di tengah tantangan global seperti biaya kesehatan yang meningkat, kualitas layanan yang tidak merata, dan kekurangan tenaga kesehatan, sistem pembelian yang strategis dapat menjadi solusi yang efektif. Dengan merancang sistem pembelian yang tepat, pemerintah dan organisasi kesehatan dapat memastikan penggunaan sumber daya yang efisien, mendorong praktik terbaik, dan meningkatkan akuntabilitas. Hal ini akan menghasilkan layanan kesehatan yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua orang.

Readmore


Diseminasi Riset Kolaborasi dan Kemitraan dalam Menghadapi Tantangan Kesehatan Masyarakat Pasca Pandemi

25jan23

Pandemi menunjukkan bahwa kerja sama antar lembaga sangat penting dalam mengelola bencana kesehatan masyarakat. Tidak hanya Kementerian Kesehatan, tapi juga Kementerian Pertanian dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan perlu berkolaborasi dengan pendekatan One Health untuk mencegah dan menangani penyakit zoonosis. Kolaborasi ini penting untuk menghadapi tantangan kesehatan di masa depan. Penelitian dalam kerangka "Kolaborasi dan Kemitraan dalam Menghadapi Tantangan Kesehatan Masyarakat Pasca Pandemi" memberikan informasi dan wawasan untuk mengatasi dampak kesehatan masyarakat setelah pandemi. Tujuan utamanya adalah menyebarkan hasil penelitian ini dan membahas masalah kesehatan yang akan muncul di masa depan.

PKMK FK-KMK UGM bekerja sama dengan CDC US menggelar Diseminasi Lima Studi Kolaborasi Dampak Jangka Panjang COVID-19 di Indonesia pada 28 Februari 2024 di Jakarta, informasi selengkapnya dapat diakses pada link berikut

Readmore


+ ARTIKEL LAIN

The use of artificial intelligence in insulin application and continuous monitoring of blood sugar will lead to rapid and significant changes in diabetes treatment, a doctor told Anadolu. Individuals diagnosed with type 1 diabetes in childhood have to take insulin externally throughout their lives to be able to eat. Insulin needs to be administered at least four times a day, and the attention-demanding management of diabetes can make life challenging.

Royal Philips, a global leader in health technology, and the World Stroke Organization (WSO), the world’s only global non-governmental organization focused on stroke, today announced the signing of a two-year partnership aimed at improving access to high-quality stroke care. Building on their shared commitment to delivering improvements in stroke prevention, treatment, rehabilitation and support, Philips and WSO will leverage their respective strengths to elevate the public understanding of stroke as a global health issue, starting with joint initiatives on World Stroke Day 2023 (October 29) to build greater public awareness, which is fundamental to improving stroke patient outcomes.

Bertepatan dengan Hari Diabetes Sedunia 2023, CHEPS UI mengungkap bahwa beban penanganan diabetes pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat dihemat hingga 14 persen. Ini setara dengan sekitar Rp1,7 triliun per tahun. Penghematan ini dapat dipetik jika terapi insulin yang selama ini dilakukan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKTRL) atau rumah sakit (RS) digeser ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas.

Pada Tahun 2023 kali ini Kementerian Kesehatan RI melalui Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr Mahar Mardjono Jakarta bekerja sama dengan Indonesian Stroke Society dan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia kembali menyelenggarakan Peringatan Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 29 Oktober.