Painan, Padek (Padangekspres.co.id) —Kehadiran Rumah Sakit Pratama Tapan Tipe C di Kecamatan Basa IV Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang berjarak sekitar 140 kilometer dari Kota Painan akan menjawab kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal di daerah itu.
Terutama sekali dalam mengantisipasi tingkat kematian pasien karena jauhnya jarak tempuh menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr M Zein yang terdapat di Kota Painan.
Wakil Bupati Pessel Editiawarman kepada Padang Ekspres kemarin (1/9) mengatakan, Rumah Sakit Pratama Tipe C yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2011 itu saat ini tengah berlangsung pembangunannya.
“Salah satu pendorong dibangunnya Rumah Sakit Pratama Tipe C di daerah paling selatan Pessel ini memang bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Pessel dalam mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan. Karena dengan jauhnya jarak tempuh dari kecamatan paling selatan daerah ini, banyak terjadi kasus kematian pasien ketika dalam perjalanan menuju Kota Painan,” katanya.
Dikatakannya, Pemkab Pessel memang punya terget operasional Rumah Sakit Pratama Tipe C itu sudah bisa terlaksana menjelang akhir tahun 2013 ini. Semua itu tentu butuh dukungan baik daerah, provinsi maupun pusat, terutama dalam hal pembiayaan. Karena selain saran gedung, rumah sakit ini juga harus didukung oleh tenaga dan peralatan medis.
“Rumah sakit yang dibangun di lahan seluas 4 hektare dengan luas bangunan 2.200 M2 ini, peletakan batu pertamanya dilakukan tanggal 3 November 2012. Sedangkan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBN itu sebesar Rp 15 milar yang dilakukan secara bertahap.
“Dimana tahun 2012 Rp 4 miliar untuk sarana gedung dan Rp 11 miliar tahun 2013 untuk pengadaan sarana medisnya. Diharapkan apa yang diimpikan masyarakat paling selatan daerah ini bisa tercapai hingga akhir tahun 2013 ini,” harapnya.
Lebih jauh dijelaskan, Tapan saat ini juga tengah dipersiapkan sebagai ibu kota kabupaten pemekaran Ranah Indojati. Agar di segi kesehatan kebupaten yang tengah menunggu pengesahaan otonomi baru ini tercapai, sehingga pembangunannya perlu mendapatkan dukunagan pula. Terutama dari masyarakat supaya bisa selesai sesuai target yang direncanakan.
“Rumah sakit ini akan mampu melayani pasien dengan 50 tempat tidur, sedengkan untuk tenaga medis juga sedang dipersiapkan sesui kebutuahan. Sebab saat ini Pessel tengah menyekolahkan 13 orang dokter spesialis disamping juga 4 orang dokter pelayanan dasar,” jelasnya.
Diakuinya bahwa masyarakat Tapan khususnya, dan lima kecamatan lainnya yaitu Pancung Soal, Air Pura, Ranah Ampek Hulu, Lunang dan Silaut umumnya sudah lama mendambakan sebuah rumah sakit yang representatif.
Sakit Pratama Tapan dibangun dengan kontruksi tahan gempa dengan material pabrikasi. Peralatan medisnya juga canggih denagn dilengkapi saran ber Ac setiap kamar dan ruangan.
“Agar kenyamanan dan pelayanan terhadap ketersedian tenaga medis memuaskan, sehingga tenaga dokter spesialis yang terdapat di RSUD Dr M Zein Painan digilir untuk bertugas di rumah sakit ini nantinya,” Tutup Edi. (yon)
Sumber : padangekspres.co.id
{module [153]}