Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

covmutu

Pengantar, 11 November 2022

Salam Sehat Bapak/Ibu Pemerhati Mutu Layanan Kesehatan,
Minggu ini kami informasikan bahwa Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) bekerja sama dengan Universitas Mitra Co-Host, serta didukung Oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM kembali menyelenggarakan FORUM MUTU IHQN Ke-18, dengan tema “Meningkatkan Kesiapan Adaptasi dalam Transformasi Layanan Kesehatan untuk Mutu dan Keselamatan Pasien yang Lebih Baik”

Berbeda dengan Forum Mutu IHQN tahun sebelumnya, dimana forum tahun ini dapat dilaksanakan secara hybrid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan akan dilaksanakan pada 30 November dan 1 Desember 2022 mendatang di Yogyakarta.

 

banner fm22

Reportase Survei Pengumpulan Data untuk Peningkatan Mutu Pelayanan Gizi dalam Penurunan Angka Stunting

rep2

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK FK-KMK UGM) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia. Diseminasi dihadiri oleh peserta yang hadir secara offline dari Kementerian/Lembaga, terdiri dari BKKBN, Kemenkes, Kemenko PMK, Bappenas, Kemendagri, Kemenkeu, Kemensos, Kemendes PDTT, TP2AK serta Kemendikbud, dan peserta dari 8 mitra pembangunan yakni UNICEF, JHPIEGO, Project Hope, WHO, Gain, NI, WFP dan World Bank INEY.

kegiatan juga dihadiri oleh 45 orang peserta online yang berasal daerah yakni BKKBN, Dinas Kesehatan Provinsi/ Kabupaten/Kota, Bappeda dan Puskesmas di 6 Kabupaten/Kota, Provinsi Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali. Kegiatan di awali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Mr. Yu Nakahira sebagai Project Formulation Advisor JICA Indonesia yang kemudian dilanjutkan dengan penyajian video best practice mengenai kebijakan gizi di Jepang, yang dikenal dengan program “shokuiko”.

Readmore


Faktor Kepatuhan Petugas Melakukan Cuci Tangan di Fasilitas Kesehatan

rep2

Terjadinya Infeksi nosokomial tidak lepas dari faktor kebersihan tangan petugas kesehatan. Ketidakpatuhan petugas kesehatan dalam penerapan cuci tangan dapat meningkatkan angka infeksi nosokomial. Mencuci tangan merupakan salah satu kewaspadaan standar, dilaksanakan oleh fasiltas kesehatan yang dirancang diterapkan secara rutin dalam perawatan seluruh pasien di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, baik yang telah didiagnosis, diduga terinfeksi atau kolonisasi.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pakaya dkk., 2022 mencoba melakukan analisis dan mensintesis bukti-bukti literature tentang faktor budaya kerja, sarana dan prasarana terhadap pelaksanaan hand hygiene. Kajian dalam pencarian literature menggunakan tekhnik kajian Litterature Review. Literature Review ini menggunakan beberapa jurnal penelitian yang relevan dengan Faktor Budaya Kerja, Faktor Fasilitas dapat mempengaruhi pelaksanaan hand hygiene di ruang perawatan yang diakses dari basis data berbahasa Inggris dan Indonesia (Pencarian menggunakan PICOT Framework di database: Ebscho, Scien cedirect, Pubmed, Proquest dan Google Scholar) yang diterbitkan dari tahun 2015 sampai tahun 2020.

Readmore


+ ARTIKEL LAIN

Released on Friday, the 2022 Global Hunger Index has sobering news for India. The world’s largest democracy ranked 107 out of the 121 countries in the study. Indians had less food security than any country in South Asia, save Afghanistan. In fact, Sri Lanka (64th), Nepal (81st) and Bangladesh (84th) performed significantly better than India. Even Pakistan, a country much poorer than India, managed to outperform it on nutrition, ranking 99.

Infection prevention is a critical component of providing senior care residents with quality care. According to the 2018 study, “Nursing Home Infection Control Program Characteristics, CMS Citations, and implementation of Antibiotic Stewardship Policies: A National Study,” it is estimated that, of the more than one million elderly persons living in nursing homes, between 765,000 to 2.8 million infections occur annually. Given the vulnerable population and the potential for infection transmission, it’s essential to develop quality infection prevention programs and processes.

PHBS atau Perilaku hidup bersih dan sehat mudah diucapkan tetapi sangat sulit dilakukan karena membutuhkan kesadaran dan keseriusan tentang pentingnya menjaga kesehatan. PHBS merupakan salah satu strategi untuk mengurangi beban bangsa Indonesia untuk Pembiayaan Kesehatan. Menjaga kesehatan dengan mengubah perilaku tidak sehat menjadi perilaku sehat dan menciptakan lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, kita harus menjaga, memelihara kesehatan, dapat melindungi diri dan keluarga dari penyakit.