Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

covmutu

Pengantar, 7 Mei 2021

Penggunaan data dalam upaya peningkatan mutu berkesinambungan.

Salam jumpa bapak/ibu pemerhati mutu layanan kesehatan,
Minggu ini kami menyajikan berita dan artikel terkait bagaimana menggunakan data dalam upaya peningkatan mutu berkesinambungan.

Kita ketahui bahwa data sangat bermanfaat dalam mengidentifikasi masalah secara akurat serta dapat membantu memprioritaskan inisiatif dalam upaya peningkatan mutu dan memungkinkan penilaian obyektif apakah perubahan dan perbaikan memang telah terjadi. Semakin banyak upaya yang dilakukan untuk memahami data, maka akan semakin mudah menyelesaikan masalah dengan cara yang tepat.

Bapak dan Ibu kami ajak untuk mempelajari beberapa berita dan artikel terkait peran data dalam upaya peningkatan mutu berkesinambungan serta bagaimana data dapat digunakan pada setiap fase peningkatan mutu.

 

Reportase: Mengelola Pandemi, Menyelamatkan Nyawa dan Rumah Sakit

Telah terselenggara Internasional webinar dengan judul Managing Pandemic, Saving Lives and Hospitals In collaboration with University of Pittsburgh Medical Center (UPMC) in Italy Medical Systems. Webinar ini diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM bekerjasama dengan National Hospital dan PERSI. Narasumber yang hadir adalah dr. Giovanna Panarello (Chief of ISMETT’s Intensive Care Unit), dr. Dicky Fachri, SpBTKV (Rumah Sakit Jantung Harapan Kita), Adj. Prof. Hananiel Prakasya Widjaya (National Hospital Surabaya), dr. Tonang Dwi Ardyanto, Sp.PK, PhD, FISQua (PERSI) dan Putu Eka Andayani, SKM, M.Kes (PKMK FK–KMK UGM). Bertindak sebagai moderator adalah Dr. dr. Andreasta Meliala, M.Kes, MAS.

Readmore


+ ARTIKEL LAIN

Di masa pandemi COVID-19, orang dengan penyakit penyerta (komorbid) merupakan salah satu kelompok yang sangat rentan terpapar virus. Oleh karenanya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menaruh perhatian serius dan khusus bagi mereka, pasalnya penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) terkonfirmasi COVID-19 berpotensi besar mengalami perburukan klinis sehingga meningkatkan risiko kematian.