Jakarta (Okezone.com) – Agar dapat meningkatkan standarisasi pendidikan maupun pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) Malang pun menggandeng pihak industri. Tidak tanggung-tanggung, mereka menjalin kerjasama dengan 15 rumah sakit yang ada di Malang dan sekitarnya.


Belasan institusi tersebut, yaitu RSUD Kanjuruhan Kepanjen, RSUD Bangil, RSUD Wlingi, RSUD Tulungagung, RSUD Moewardi & FK UNS, RSUD Panti Nirmala, RSUD Pare, RSUD Sidoarjo, dan RST Soepraoen Malang. Kemudian, Balai Besar Pengawas Obat & Makanan, Materia Medika Batu, Apotik Domat Anugra Farma Malang, Kimi Farma Malang, Herba Bagoes, PD Jatim IAI, dan Rumah Sakit Saiful Anwar.

Dalam sambutannya, Dekan FK UB Karyono Mintaroem mengungkap, dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat meningkatakan mutu pendidikan kedokteran. Sehingga, lulusan FK UB dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan.

Selain itu, ke depan, ujian pendidikan kedokteran dapat dilakukan berdasarkan standar nasional dan bahan ujian berdasarkan layanan primer. “Untuk saat ini standar nilai kami hanya 64-65. Ke depannya diharapkan naik sekira 84-85,” ungkap Karyono, seperti dikutip dari laman resmi UB Prasetya Online, Jumat (20/9/2013).

Pendapat senada juga diungkapkan Direktur RSSA, Budirahaju. Dia menyatakan, ada banyak tantangan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan khususnya bidang kesehatan. Apalagi pada 2014 akan ada evolusi pelayanan kesehatan efek dari meningkatnya kualitas pendidikan. (rfa)

Sumber : http://kampus.okezone.com/

{module [153]}