Blang Pidie (theglobejurnal.com) – Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya saat ini kekurangan tenaga dokter spesialis. Hal ini diungkapkan Kepala Tata Usaha (KTU) RSUTP Abdya Riad SE, Selasa (5/11/2013).
“Saat ini kita kekurangan dokter spesialis seperti dokter spesialis gigi, spesialis paru-paru dan spesialis syaraf,” ujar Riad di ruang kerjanya.
Dia juga menambahkan, ketiga spesialis yang dikontrak oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya, sudah enam bulan lalu tidak lagi bekerja di RSUTP Abdya.
“Mereka tidak ada lagi di sini, bukan karena tidak dikontrak, tetapi memang mereka yang tidak bersedia bekerja di rumah sakit ini dan ada juga dokter yang beralasan ikut suami,” pungkasnya.
Sekarang ini RSUTP Abdya hanya memiliki delapan orang dokter spesialis dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan dua orang dokter spesialis berstatus kontrak, serta 175 PNS dari keseluruhan yang bekerja di rumah sakit itu.
“Dilihat dari total semua kita sudah cukup, karena saat ini RSUTP Abdya memiliki 580 orang karyawan, sudah termasuk pegawai bhakti dan pegawai kontrak serta PNS, baik tenaga medis maupun tenaga non medis,” jelas Riad.
Sumber : http://www.theglobejournal.com/
{module [153]}