Para peserta blanded learning, setelah minggu lalu kita mempelajari mengenai dasar-dasar pengertian fraud dan mekanisme pencegahan dan pengurangan fraud, maka pada minggu II ini (10-16 Februari) kita memasuki Modul 2: Memahami Apa Yang Terjadi di Luar Negeri dalam Pencegahan dan Pemberantasan Fraud.

Modul ini memiliki beberapa tujuan agar setelah mengikuti modul ini para peserta mampu untuk :

  1. Memahami apa yang terjadi di negara yang menggunakan sistem asuransi kesehatan seperti Amerika Serikat
  2. Memahami apa yang terjadi di negara yang menggunakan sistem berbasis National Health Service (bukan asuransi), seperti di Inggris
  3. Memahami berbagai intervensi pencegahan fraud di negara-negara tersebut.

Bentuk pelatihan pada minggu ini terdiri dari self learning dengan mempelajari berbagai materi yang tersedia dari berbagai website lembaga anti fraud di beberapa negara dan diskusi secara online antar peserta dan narasumber yaitu Prof. Laksono Trisnantoro.

 

  Materi

Berikut ini adalah link ke berbagai website lembaga anti fraud sebagai bahan pembelajaran kita:

  1. Pembelajaran dari Global Health Care Anti-Fraud Network (GHCAN)

    ghcafnDi dunia terdapat jaringan internasional untuk mencegah dan memerangi fraud di sektor kesehatan. Jaringan tersebut bernama: Global Health Care Anti-Fraud Network (GHCAN). Misi jaringan ini adalah untuk meningkatkan kemitraan dan komunikasi berbagai lembaga internasional untuk mengurangi dan memberantas fraud di seluruh dunia.

    Misi GHCAN bertujuan untuk:

    1. Meningkatkan kesadaran internasional tentang isu fraud di bidang pelayanan kesehatan.
    2. Mengumpulkan dan membagi informasi tnetnag tren, isu, fakta-fakta dan angka-angka terkait dengan problem fraud.
    3. Bekerja bersama untuk meningkatkan standar internasional dalam pencegahan, deteksi, investigasi, dan penuntutan.
    4. Mengembangkan program pelatihan besama untuk menyiapkan sumber daya kesehatan yang ahli anti fraud.
      Silakan pelajari lebih lanjut di: http://www.ghcan.org/
  2. Pembelajaran dari National Health Care Anti-Fraud Association (NHCAA) – USA

    nhcaaAmerika Serikat merupakan negara yang pelayanan kesehatannya bertumpu pada sistem asuransi kesehatan pemerintah (Medicare dan Medicaid) dan askes swasta. Di Amerika Serikat sejak tahun 1985 didirikan the National Health Care Anti-Fraud Association (NHCAA) oleh beberapa lembaga asuransi kesehatan swasta, pemerintah federal, dan pemerintah negara bagian.

    NHCAA merupakan satu-satunya lembaga di Amerika Serikat yang mengkhususkan diri untuk bertempur melawan fraud dalam bidang kesehatan. Misi dari NHCAA untuk melindungi dan melayani masyarakat umum dengan meningkatkan kewaspadaan dan peningkatan kemampuan untuk deteksi, investigasi, penuntutan dan pencegahan fraud pelayanan kesehatan.
    Silakan pelajari lebih lanjut di www.nhcaa.org

  3. Pembelajaran dari Health Insurance Counter Fraud Group (HICFG) – UK

    hicfBerbeda dengan Amerika Serikat, Inggris merupakan negara yang pelayanan kesehatannya berdasarkan sistem kesehatan yang bukan asuransi kesehatan. Seluruh penduduk Inggris, kaya dan miskin, mendapat lindungan dari National Health Service (NHS). Di Inggris, terdapat lembaga anti fraud yang disebut sebagai The Health Insurance Counter Fraud Group UK (HICFG).

    HICFG merupakan lembaga yang digagas oleh industri kesehatan untuk mencegah, dan mendeteksi fraud di dalam pelayanan kesehatan dan industri asuransi kesehatan. Mengapa ada industri asuransi kesehatan? Walaupun Inggris menggunakan sistem NHS, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak cocok dengan NHS dan bersedia membayar untuk asuransi kesehatan swasta serta memperoleh pelayanan dari sistem ini. Oleh karena itu, keanggotaan HICFG tediri atas berbagai perusahaan asuransi kesehatan dan didukung oleh the Association of British Insurers. Hal menarik ternyata sudah ada partisipasi dari City of London Police dan NHS Counter Fraud.

    HICFG dibentuk untuk beberapa bentuk dedikasi, antara lain:

    • Mengembangkan pendekatan berbasis intelijen yang profesional untuk meminimalisasi fraud dalam industri asuransi kesehatan swasta;
    • Meningkatkan kemampuan professional di industri asuransi kesehatan untuk mencegah fraud.
    • Meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fraud di pelayanan kesehatan dan asuransi kesehatan.
      Silakan pelajari lebih lanjut di www.hicfg.com
  4. Pembelajaran dari lembaga lain

    Di samping ketiga website utama tersebut, masih terdapat lembaga lain sebagai sumber pembelajaran, silakan kunjungi website-website tersebut, diantaranya:

 

diskusi  Diskusi online

Selain mempelajari berbagai upaya pemberantasan dan pencegahan dari website luar negeri, pembelajaran juga dilakukan melalui diskusi antar peserta dengan fasilitator melalui mailing-list desentraliasai kesehatan di http://www.yahoogroups.com/group/desentralisasi-kesehatan

Alamat e-mail para peserta akan didaftarkan dalam mailing-list tersebut dan akan menerima reminder untuk bergabung dalam diskusi untuk setiap topik fraud.

Pada minggu II ini, ada beberapa topik diskusi yang akan dilontarkan oleh Prof. Laksono Trisnantoro

 

 Penugasan:

Setelah mempelajari website dari berbagai lembaga anti fraud dan mengikuti diskusi online, maka para peserta diharapkan dapat menjawab pertanyaan berikut ini:

  1. Mengapa sistem anti fraud di Inggris belum terlalu besar seperti yang ada di Amerika Serikat? Mohon jawaban disusun dengan mengacu pada modul 1.
  2. Berdasarkan pengalaman di kedua negara tersebut, apa relevansinya untuk Indonesia yang sedang mengalami perubahan besar dari sistem bukan jaminan menjadi jaminan berbasis prinsip asuransi kesehatan.
  3. Mengidentifikasi berbagai metode pencegahan dan pemberantasan fraud dari berbagai negara maju yang cocok diterapkan di Indonesia

Jawaban diharapkan dapat diterima oleh sekretariat blended learning melalui e-mail (hendriana.anggi@gmail.com) sebelum tanggal 16 Februari 2014 dengan subject “Penugasan II blended learning fraud