Okezone.com – Keberadaan dokter spesialis di Indonesia masih dinilai terpusat di kota besar. Lantas, apa yang menyebabkan kondisi tersebut?
Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Dr Zaenal Abidin MH.Kes, permasalahan utamanya adalah jumlah rumah sakit di daerah yang masih kurang. Sementara, keberadaan dokter spesialis sendiri tergantung dari jumlah rumah sakit.
“Spesialis itu tempatnya di rumah sakit. Faktor yang membuat dokter spesialis tidak merata karena pembangunan rumah sakit tidak merata,” katanya kepada Okezone di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dr Zaenal juga menolak anggapan bahwa Jakarta kelebihan dokter spesialis. Sebab, setiap tahun di Ibu Kota muncul rumah sakit baru yang juga membutuhkan dokter spesialis. (Baca: Jangan Sampai Warga Pedalaman Cinta Dokter Asing)
“Di Jakarta ini hampir setiap tahun ada rumah sakit baru, artinya setiap tahun juga Jakarta tidak pernah kekurangan dokter spesialis. Tidak pernah kelebihan dokter,” terangnya.
Meski begitu, Dr Zaenal menyarankan jumlah rumah sakit seharusnya juga merata. “Setiap tahun rumah sakit baru dibangun di Jakarta, mestinya itu digeser ke daerah,” pungkasnya.
(fik)
Sumber: http://health.okezone.com/read/2014/06/30/482/1006207/
{module [153]}