Tim peneliti akan memimpin survei analisis biaya dengan bantuan dari surveyor terlatih. Tujuan dari analisis biaya adalah: (1) Untuk mendeskripsikan alur pasien pada lima kasus TB yang dipilih; (2) Untuk mengidentifikasi sumber daya yang terlibat dan bahan pakai, baik kuantitas dan kualitas; (3) Untuk memberikan informasi tentang biaya per kunjungan pasien dan kasus TB.
Kegiatan survei analisis biaya adalah:
- Identifikasi alur pasien
Identifikasi alur pasien berdasarkan clinical pathway dan pedoman perawatan klinis baru yang telah dikembangkan pada langkah sebelumnya. Rincian kegiatan:
- Tim peneliti akan merekrut 1-2 surveyor terlatih dengan latar belakang akuntansi. Tim peneliti juga akan menawarkan ke rumah sakit untuk melatih staf rumah sakit untuk melakukan analisis biaya.
- Memberikan pelatihan dua hari tentang bagaimana menggunakan instrumen analisis biaya. Pelatihan ini mengundang staf pembiayaan, manajer mutu, dan staf medis dari tiga rumah sakit.
- Melakukan wawancara/FGD untuk menggambarkan alur pasien di rumah sakit berdasarkan pedoman klinis (clinical guideline) baru.
- Identifikasi mutu dan kuantitas sumber daya, yang digunakan dalam perawatan pasien.
Langkah-langkah kegiatan :
- Mengeksplorasi alur pasien berdasarkan kasus TB yang nyata dari lima jenis TB yang dipilih.
- Menggunakan daftar tilik untuk mendokumentasikan setiap sumber daya dan perlengkapan yang digunakan rawat inap.
- Melakukan FGD dengan petugas untuk mengidentifikasi kuantitas dan kualitas sumber daya yang ada dan kebutuhannya.
- Identifikasi biaya untuk setiap sumber daya dan pasokan
Identifikasi biaya akan dilakukan melalui langkah-langkah:
- Pengelompokan data/informasi
- Mengeksplorasi dokumen yang relevan
- Triangulasi data dan asumsi yang ada
- Filtering data
- Menganalisis biaya per pasien Perhitungan biaya langsung/tidak langsung per kunjungan pasien dan biaya tidak langsung langsung/per kasus, untuk lima jenis yang dipilih dari kasus TB, serta pendapat dari layanan TB akan dilakukan.