Penggunaaan teknologi dalam kegiatan anti fraud banyak dibahas pada konfrensi ini. Penulis mengikuti 2 topik utama yaitu Data Analysis That Works: Using Simple Approaches to Communicate with Prosecutors and Jurors dan The Evolution of Pre-pay: Looking at what has and has NOT worked. Where do we go from here?
Data Analysis That Works: Using Simple Approaches to Communicate with Prosecutors and Jurors dibawakan oleh KatherineHo, Assistant United States Attorney, U.S. Department of Justice dan StephenQuindoza, Medicare Operations Coordinator, HMS, Inc.Kedua narasumber ini mengingatkan bahwa investigator fraud dalam pelayanan kesehatan selalu dihadapi dengan kontradiksi antara temuan dengan kenyataan yang ada, misalnya kode klaim yang mencurigakan yang mengharuskan mereka untuk menelusuri apa yang tidak sesuai. Namun hari ini para investigator memiliki pendekatan baru untuk mengidentifikasi kontradiksi tersebut. Pada sesi ini para pembicara akan menyajikan metode yang praktis dan efektif untuk berkomunikasi dengan para jaksa penuntut, termasuk menggunakan visualisasi data, menggunakan data analisis pada setiap tahap investigasi dan berbagai tehnik lain.
The Evolution of Pre-pay: Looking at what has and has NOT worked. Where do we go from here? Dibawakan oleh Richard Morino, Senior Solutions Executive, Health Care, LexisNexis dan Thomas Figurski, MBA, CFE, CPC, Manager, Special Investigations Unit, Gateway Health Plan. Sesi ini akan menelaah bagaimana care mendeteksi fraud dalam pelayanan “pre-pay” serta penggunaan tehnologi terbaru untuk meningkatkan kemampuan deteksi. Sesi ini juga kan membahas tentang mana pelayanan yang “pre-pay” dan yang tidak serta memahami dampak dari fraud dalam pelayanan ini yang tidak saja terkait dengan efisiensi penggunaan dana namun juga terkait dengan prioritas utama yaitu peserta (pasien). Lebih lanjut sesi ini juga akan memaparkan studi kasus nyata yang terkait dengan berbagai pendekatan baru “pre-pay”