Draf Pengembangan Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Terpadu di Puskesmas Kabupaten Mimika
[tabs style=”green”] [tab_item title=’Notulensi Pertemuan’]
NOTULENSI PERTEMUAN
|
Nama Kegiatan
|
REVIEW DRAF FINAL SISTEM RUJUKAN KABUPATEN MIMIKA
|
|
Tanggal Kegiatan
|
Senin, 18 MEI 2015
|
|
Peserta
|
Peserta yang hadir dalam pertemuan ini adalah:
- Bernard – Direktur RSMM
- dr. Firdy – LMPAK
- Nugroho – LMPAK
- dr. Liony- PHMC
- Lamganda Sihombing
|
|
Tujuan/Topik Pertemuan
|
- Pertemuan ini difokuskan untukdraft final yang telah disusun oleh Konsultan PKMK FK UGM.
- Diharapkan dalam pertemuan inimemberikan masukan, tanggapan atau komentar agar sesuai dengan manual rujukan yang diharapkan di kabupaten Mimika.
|
|
Catatan Penting Diskusi
|
Pertemuan ini menghasilkan beberapa catatan penting, yaitu:
- Pada dasarnya RSMM sangat setuju dengan draft system rujukan yang telah disusun dan tidak ada masukan karena sudah sesuai dengan standar yang ada dan manual rujukan ini yang dibutuhkan oleh pihak RSMM. Situasi saat ini bahwa pasian RSMM adalah 60% merupakan pasien Puskesmas.
- Belum ada RS ponek di Kabupaten Mimika , RSMM baru akan kirim pelatihan ponek bulan oKoteber yang akan datang. Sebaiknya dituliskan dirujuk ke RS saja tanpa harus menyebutkan Ponek.
- Meskipun angkamalaria menurun namun angka kematian karena malaria justru mengalami peningkatan.
- Malaria dengan ibu hamil biasanya langsung ditangani oleh RSMM.
|
|
Rekomendasi dan/Rencana Tindak Lanjut
|
Rencana Tindak Lanjut dari Pertemuan ini adalah:
- Perlu dipikirkan atau disepakati bersama apakah standar darisystem rujikan ini ditingkatkan atau dikurangi sesuai dengan konteks Kabupaten Mimika??
- Perlupertemuan yang melibatkan Puskesmas, Dinas Kesehatan, RSUD, RSMM dan BPJS untuk membahas atau finalisasi draft system rujukan.
|
|
Nama Kegiatan
|
REVIEW DRAF FINAL SISTEM RUJUKAN KABUPATEN MIMIKA
|
|
Tanggal Kegiatan
|
27 – 28 April 2015 (Dilakukan setelah selesai pelayanan)
|
|
Peserta
|
Peserta yang hadir dalam pertemuan ini adalah petugas yang biasanya banyak berurusan dengan pelaksanaan rujukan di Puskesmas Timika, terdiri dari:
- dr. Rika Ginting (dokter penanggung jawab Perawatan, Klinik VCT dan Poli Anak)
- Nurmala Kahar (Pj. KIA)
- Yunita S.H. Landulu (Pj. Perawatan)
- Marta Marjen ( PJ. Perkesmas di KIA)
- Endah Lestari (Bidan KIA)
- Fitri Handayani (Bidan Ruang Bersalin)
- Uminartin (Bidan Ruang Bersalin)
- dr. Adriana(dokter penanggung jawab untuk Poli Umum, KIA dan Ruang Besalin)
|
|
Tujuan/Topik Pertemuan
|
- pertemuan ini difokuskan untukdraft final yang telah disusun oleh konsultan PKMK FK UGM.
- Diharapkan dalam pertemuan inimemberikan masukan, tanggapan atau komentar agar sesuai dengan manual rujukan yang diharapkan di kabupaten Mimika.
- Sosialisasi dari hasil baseline pelaksanaan rujukan di Puskesmas Timika dan Puskesmas Kawamki
|
|
Catatan Penting Diskusi
|
Pertemuan ini menghasilkan beberapa catatan penting, yaitu:
- Beberapa permasalahan yang di temukan dalam pelaksanaan rujukan pasien, seperti “Sistem Rujukan Balik tidak berjalan”, sebenarnya tidak semua yang tidak berjalan, sudah ada yang telah berjalanrujukan balik untuk penyakit dalam.
- “Pasien rawat jalan tidak perlu berkomunikasi dengan RS karena emergency”. MenurutTimika bahwa meskipun emergency harus tetap dikomunikasikan ke RS Rujukan dengan tujuan untuk memastikan kesiapan dari RS seperti kesiapan tempat tidur atau peralatan
- Prosedur Administratif rujukan KIA pada ibu yang diprediksi bermasalah: “Pada hari yang ditentukan ibu-ibu yang bermasalah diantar sehingga ibu-ibu ini dapat sampai di rumahsakit dan mendapat pelayanan”. — Biasanya tidak perlu menunggu atau menentukan hari untuk ibu-ibu yang akan dirujuk, begitu dideteksi langsung diantar/dirujuk ke RS
- Prosedur Operasional rujukan lintas batas: “Menekankan kepada pihak RS wajib menerima pasien Gawat Darurat tanpa meminta surat rujukan dari Puskesmas”.—– Jika pasien datang sendiri ke RS, tetapi jika melalui puskesmas harus ada rujukan.
|
|
Rekomendasi dan/Rencana Tindak Lanjut
|
Rencana Tindak Lanjut dari Pertemuan ini adalah:
- Konsultan perlu menyusun draft pedoman rujukan untuk penyakit : Malaria berat, shock atau kategori shock, perdarahan post partum, asma dalam serangan, kejang demam pada anak, Aids, TB-paru, Hipertensi dalam kehamilan
- Perlupertemuan yang melibatkan Puskesmas, Dinas Kesehatan, RSUD, RSMM dan BPJS untuk membahas atau finalisasi draft system rujukan.
- Perlu ada tim rujukan pada masing2 Unit (Puskesmas,dan DINKES)
- Puskesmas Timika meminta untuk diberikan contoh form rujukan balik
|
[/tab_item] [tab_item title=’Logbook April 2015′]
Log Book Pendamping Implementasi ISO 9001:2008 Puskesmas Timika – April 2015
|
No
|
Hari / Tgl
|
Kegiatan
|
Hasil
|
Keterangan
|
|
1
|
Senin, 20 April 2015
|
Pedampingan Penyusunan sasaran mutu
|
Masing-masing unit melakukan proses penyusunan sasaran mutu
|
Masih banyak yang bingung dalam menentukan sasaran mutu
|
|
2
|
Selasa, 21 April 2015
|
Pendampingan Penyusunan sasaran mutu
|
Masing-masing unit melakukan proses penyusunan sasaran mutu
|
|
|
3
|
Rabu, 22 April 2015
|
Pertemuan Tim Mutu Puskesmas
|
SK Kapus tentang penetapan Tim Mutu tersosialisasikan kepada seluruh anggota Tim
|
Berhubung MR-nya jarang masuk kantor maka ditunjuk sdri Santri untuk memback up MR
|
|
|
Penetapan sasaran mutu
|
Sebanyak 39 sasaran mutu yang sudah disusun dan ditetapkan
|
Masih dibutuhkan masukan dari konsultan ISO
|
|
4
|
Kamis, 23 April 2015
|
Penyusunan daftar induk internal dan ekternal
|
Daftar induk internal dan ekternal sudah dimasukan kedalam format yang sudah disediakan, namun belum diberikan penomoran dokumen
|
Perlu masukan dari konsultan ISO
|
|
5
|
Jumat, 25 April 2015
|
Penyusunan daftar induk arsip
|
Daftar induk arsip sudah dimasukan kedalam format yang sudah disediakan.
|
Perlu masukan dari konsultan ISO
|
[/tab_item][/tabs]