fajarnewsCIREBON –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Untuk mewujudkan hal itu, pihak rumah sakit mengadakan pelatihan tata kelola pelayanan dan keperawatan yang aman dan berkualitas untuk masyarakat.

Pelatihan tata kelola pelayanan tersebut, merupakan kerja sama RSUD Arjawinangun dengan Fakultas Ilmu Keperawatan Unpad Bandung.

Pihak RSUD Arjawinangun menyadari rumah sakit dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang aman dan bermutu, sehingga untuk mendukung peningkatan keselamatan pasien, perawat perlu dibekali ilmu dan pengalaman yang cukup.

“Sekarang ini rumah sakit sedang giat-giatnya meningkatkan mutu pelayanan, salah satunya juga untuk menyongsong akreditasi, sehingga memang perlu adanya pengembangan kapasitas SDM para perawat di rumah sakit ini. Perawat merupakan  tenaga yang paling depan untuk memberikan pelayanan pada pasien,” kata Dekan Fakultas Keperawatan Unpad Bandung, Kusman Ibrahim, usai memberikan materi pada para perawat di RSUD Arjawinangun, Rabu (26/8).

Menurut Kusman, keberadaan perawat di rumah sakit tidak bisa diabaikan khususnya dalam peningkatkan kualitas pelayanan.

Karenanya, kompetensi perawat tidak hanya terbatas pada kemampuan melakukan tindakan keperawatan, namun yang lebih penting adalah keterampilan yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

“Pelatihan yang diberikan pada perawat ini agar ilmu mereka tetap berkembang dan tidak tertinggal dengan rumah sakit  lainnya,” katanya.

Selain mampu melakukan keperawatan pada pasien, perawat juga harus mampu berkomunikasi dengan pasien, keluarga pasien serta profesi atau unit lain.

Hubungan perawat dengan unit lain atau profesi kesehatan lain ini, menurut dia, agar pengelolaan pasien kritis bisa optimal serta sasaran keselamatan pasien dapat tercapai.

Sementara itu, Direktur RSUD Arjawinangun H. Ahmad Qoyyim mengatakan, pelatihan tata kelola pelayanan dan keperawatan yang aman dan berkualitas ini, baru pertama kali dilakukan di rumah sakitnya.

“Saya sangat mendukung karena para perawat ini sebagai tombak pelayanan di rumah sakit. Semoga dengan pelatihan ini, para perawat bisa bekerja dengan lebih baik, dan bisa memberikan pelayanan kepada pasien lebih baik,” Qoyim. (ADH)

Redaksi: Rosyidi

Sumber: http://news.fajarnews.com/

{module[153]}