Screen Shot 2016-06-23 at 6.56.11 PMMerdeka Tarakan (Microsite) – Tim Panitia Kerja (Panja) dari Komisi IX DPR mengunjungi Kota Tarakan dalam rangka meninjau fasilitas sarana dan prasarana serta pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah itu dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Didampingi Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio dan Wali Kota Tarakan Sofian Raga, rombongan Komisi IX DPR langsung meninjau sejumlah fasilitas kesehatan di kota Tarakan, salah satunya Puskesmas Gunung Lingkas.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Rim Syamsul Bachri mengatakan, Tarakan dipilih sebagai lokasi kunjungan lantaran representatif sebagai bagian dari daerah provinsi paling baru.

Syamsul menjelaskan, berdasarkan kesepakatan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), maka di tahun 2016 akan dilakukan pengangkatan 49 ribu tenaga kesehatan, dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat dan PTT.

“Namun hingga saat ini kesepakatan tersebut belum berjalan bahkan masih banyak daerah yang mengeluhkan kekurangan tenaga kesehatan, sehingga dengan kunjungan ini tim panja dapat mengetahui langsung secara nyata kebutuhan tenaga kesehatan, sarana prasarana serta sebagai dasar penyusunan RAPBN,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan Erna Mayasanti mengungkapkan, tenaga kesehatan yang dimiliki saat ini berjumlah 4 dokter, 2 dokter dari Puskesmas dan 2 dokter pinjaman.

Lanjut dia, idealnya tenaga kesehatan Puskesmas membutuhkan minimal 6 dokter untuk pelayanan 24 jam, sehingga mereka masih memerlukan dua tambahan dokter lagi.

“Selain itu untuk fasilitas kesehatan juga perlu dilakukan renovasi seperti kamar khusus bayi dan ibu melahirkan, mengingat kondisi saat ini sangat terbuka dan rawan dengan penculikan anak,” jelasnya.

Sumber: http://tarakan.merdeka.com/

{module[153]}