BANTUL (Solopos.com)– kembali menambah satu lagi puskesmas Pelayanan Obstreti dan Neonatal Emergensi Dasar (Poned). Sebelumnya telah ada tiga Puskesmas Poned. Puskesmas Poned tersebut berada di Puskesmas Banguntapan II yang dilaunching, Sabtu (26/1).

 

Ketua Panitia launching Puskesmas Poned Banguntapan II, Rades Pipit mengungkapkan dengan kesiapan Puskesmas menjadi Puskesmas Poned maka puskesmas siap untuk melakukan penanganan kegawatdaruratan obstreti (kandungan) dan neonatal dasar (bayi lahir).

 

Pelayanan ini diharapkan dapat mencegah atau meminimalisir angka kematian ibu maupun bayi yang dilahirkan.

“Dengan ini Puskesmas siap menangani kelahiran dalam keadaan gawat darurat tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit. Jadi diharap dapat menghindari kematian ibu dan anak saat gawat darurat melahirkan. Soalnya angka kematian ibu dan anak kan masih tinggi,” kata dia di Puskesmas Banguntapan II.

Hal itu bisa dilakukan karena Puskesmas ini memiliki peralatan yang standar rumah sakit dan juga kemampuan penanganan dalam kondisi kegawatdaruratan tersebut. Puskesmas juga telah mendapatkan akreditasi bagus.

Bupati Bantul,Sri Suryawidati menyambut baik kesiapan Puskesmas Banguntapan II menjadi Puskesmas Poned.  Hal ini tentunya sejalan dengan keinginan pemerintah mewujudkan Kabupaten Bantul yang sehat.

Di mana penekanan angka kematian ibu dan anak, gizi buruk dan juga demam berdarah menjadi beberapa fokus dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Puskesmas memang menjadi ujung tombak dalam meningkatkan derajad kesehatan masyarakat,” ungkap Bupati. Terkait itu, Bupati yang akrab disapa Ida ini meminta agar petugas Puskesmas dapat melayani masyarakat dengan baik.

Ia mengingatkan agar petugas Puskesmas tidak membentak-bentak pasien ataupun berlaku tidak menyenangkan.

“Saya berpesan kalau melayani harus senyum, jangan dibentak-bentak. Kasihan masyarakat sudah sakit dilayani seperti itu. Harus yang ramah,” imbuh Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Maya Sintowati Panji mengungkapkan saat ini sudah ada empat Puskesmas di Bantul yang berstatus Puskesmas Poned, yaitu Sedayu, Sewon, Dlingo, dan Banguntapan II.

Sementara bersamaan dengan acara itu juga dilakukan donor darah, senam lansia, pemeriksaan deteksi kanker serviks, dan pemeriksaan gula darah gratis.

Editor : Rochimawati, Penulis : Eva Syahrani

Sumber : http://www.solopos.com/2013/01/26/puskesmas-banguntapan-miliki-fasilitas-ugd-kandungan-dan-bayi-lahir-372517