Medan, (Analisa). Salah satu program kita memberikan pelayanan kesehatan setinggi-setingginya kepada masyarakat. Pertama melakukan pemerataan dokter di semua Puskesmas, melengkapi sarana alat-alat medis, kesetersediaan obat, dan melakukan konsolidasi Puskesmas. Saat ini sudah ada kenaikan peringkat dari Puskesmas Pembantu menjadi Puskesmas.Dia menjelaskan, salah satu misi strategis pembangunan kota khususnya di bidang kesehatan meningkatkan kualitas masyarakat, melalui peningkatan akses dan kualitas kesehatan masyarakat. Untuk itu, terus diupayakan mempercepat peningkatan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi seluruh masyarakat kota Medan.
Dijelaskannya, saat ini masih banyak yang harus menjadi perhatian kita bersama, misalkan Jamkesmas dan JPK-MS. Bagaimana masyakata agar dapat terlayani dengan lebih baik, termasuk pengurusan kartu Jamkesmas dan JPK-MS, pengobatannya di Puskesmas, dan termasuk pemberian rujukan dari Puskesmas ke Rumash Sakit Umum. Jangan ada masyarakat kita yang merasa diterlantarkan atau kurang dilayani.
Mengenai keamanan Puskesmas, Walikota menekankan kepada camat, agar camat setempat turut bertanggung jawab terhadap keamanan Puskesmas yang berada di wilayahnya. “Apakah Satpam atau hansip yang ditempakan terserah. Jangan seperti Puskesmas Belawan, semua pagarnya habis hilang pada malam hari,” tegasnya.
Penempatan
Mengenai penempatan dokter-dokter umum di Rumah Sakit Umum Pirngadi menjadi tanggungjawab Direktur RSU. Pirngadi. Dokter-dokter yang bertugas di Pirngadi Medan maupun di Puskesmas-Puskesmas harus bekeja maksimal, jangan lebih banyak bekerja di rumah sakit swasta daripada di RSU Pirngadi Medan. Kalau lebih banyak bekeja di Rumaah sakit swasta lebih baik mengundurkan diri dari PNS,” ungkap Walikota.
Plt.Dinas Kesehatan kota Medan, Drg.Usma Volita Nasution dalam laporannya mengatakan di tahun 2012 sudah mencoba menyikapi mutu pelayanan dan keinginan masyarakat di Puskesmas perkotaan. Jumlah Puskesmas kita berjumlah 80 unit, terdiri dari 39 Puskesmas induk (perkotaan ) dan 41 Puskesmas Pembantu (Pustu).
“Kita ingin ada pelayanan unggulan, agar berobat lebih murah, seperti di puskesmas Glugur Darat ada layanan akupuntur, di Puskesmas Padang Bulan ada klinik infeksi menular seksual. Bagi masyarakat yang terinfeksi menular seksual dapat berobat ke puskesmas Padang Bulan, sedangkan di Puskesmas Helvetia ada layanan radiologi, THT, ada pelayanan paru-paru,” ujarnya. (maf)
Sumber: www.analisadaily.com )