Samosir, (Analisa). Pemerintah Kabupaten Samosir mengucurkan Rp11 milyar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013 untuk RS Hadrianus Sinaga. Anggaran itu diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan peningkatan mutu RS tersebut.
Direktur Utama (Dirut) RS Hadrianus Sinaga Dr Nimpan Karo-karo yang ditemui Analisa, Selasa(12/2) di ruang kerjanya menyampaikan, dana Rp 11 milyar telah mendapat persetujuan dalam pertemuan dan pembahasan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir di Hotel Gorat Kecamatan Palipi beberapa waktu lalu.
“Kami akan terus berbenah. Apalagi banyaknya sorotan dari masyarakat tentang pelayanan dan keberadaan rumah sakit ini,” katanya.
Dijelaskannya, selama tiga bulan ke depan, setiap pasien baik rawat jalan, rawat inap hingga pasien yang mendapat perawatan di IGD akan dibagikan angket. Dalam angket tersebut akan tertera tentang penilaian terhadap kinerja di RS Hadrianus Sinaga.
Lebih lanjut, selain memberikan angket kepada setiap pasien, tingginya jumlah pasien selama tahun 2012 di RS Hadrianus Sinaga di antaranya untuk pasien rawat jalan mencapai 16.155 orang, pasien rawat inap 3.262 orang dan pasien 1.989 orang, mendorong pihaknya akan terus bekerja maksimal, meski diakuinya, berbagai kendala seperti belum terampilnya tenaga medis dalam memberikan tiga dasar yaitu, rapi, ramah dan hospitality.
“Saya memang tidak bisa pungkiri, sikap para perawat-perawat yang ada di sini masih sangat sulit diubah. Mereka (red-perawat) di sini masih ada yang kasar dan belum bisa memberikan pelayanan yang baik kepada para pasien,” tambahnya.
Sementara itu, saat disinggung mengenai minimnya tenaga dokter di RS Hadrianus, dirinya tidak banyak berkomentar. Namun dia tetap yakin di Tahun 2016, RS Hardrianus akan memiliki 11 dokter baru, sebab Pemerintah Kabupaten Samosir dibantu anggaran dari Departemen Kesehatan RI telah menyekolahkan 11 dokter yang nantinya akan ditempatkan di RS Hadrianus Sinaga.
“Ada sebelas dokter yang saat ini sedang sekolah. Sesuai dengan kontrak yang disepakati, para dokter ini akan mengabdi ke rumah sakit Dr Hadrianus,” tegasnya.
(fra)