(Merdeka.com) – Kerjasama yang dijalin antara bidan kesehatan dengan dukun kampung dalam membantu persalinan mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kusudiarto di Barabai mengatakan, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dari tahun ke tahun cenderung menurun.

Menurut dia, turunnya angka kematian ibu dan bayi salah satunya dikarenakan kemitraan dengan dukun kampung yang semakin membaik serta kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan yang semakin memadai.

“Tidak kalah penting karena adanya jaminan pembiayaan persalinan, pada fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan swasta yang bekerjasama dengan pemerintah,” katanya, Jumat (8/2) seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, pada 2011 AKI di HST sebesar 197/100.000 dan pada 2012 turun menjadi 92/100.000. Sedangkan AKB pada 2011 sebesar 13/1000 menjadi dan 2012 menjadi 11,76/1000.

Dia berharap turunnya AKI dan AKB tersebut mampu mendorong dan menjadi motivasi bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat. Selain itu, cakupan imunisasi juga cenderung terus membaik, yang ditandai dengan pencapaian Universal Child Immunization (UCI) tingkat desa yang semakin meningkat, yaitu pada 2011 UCI desa mencapai 79 persen dan 2012 menjadi 87 persen.

“Namun demikian, peningkatan tersebut belum sesuai dengan target UCI nasional sebesar 90 persen,” katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten HST juga telah melakukan berbagai upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, antara lain yaitu dengan adanya Puskesmas Keliling.

Puskesmas keliling tersebut dimanfaatkan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang jauh dari puskesmas yang biasanya berada di kota kecamatan.

“Meskipun pelayanan kesehatan untuk daerah-daerah terpencil terbatas karena kendala seperti adanya hambatan geografis dan biaya untuk menjangkau daerah tersebut, namun kami terus berupaya untuk melakukan tugas yang terbaik, guna pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/koalisi-bidan-dan-dukun-turunkan-angka-kematian-bayi-di-kalsel.html