(Acehterkini.com) – Hasil Sensus Penduduk tahun 2010 menunjukkan bahwa Indonesia termasuk lima besar negara dengan jumlah penduduk lanjut usia terbanyak di dunia yakni mencapai 18,1 juta jiwa pada 2010 atau 9,6 persen dari jumlah penduduk.


Karena itu, Kementerian Kesehatan akan menambah jumlah puskesmas yang santun bagi lanjut usia karena bertambahnya jumlah penduduk lansia akibat meningkatnya umur harapan hidup menyebabkan pelayanan kesehatan yang ramah bagi kelompok tersebut semakin dibutuhkan.

“Tantangan yang kita hadapi dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan lanjut usia ini adalah masih terbatasnya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang memberikan layanan kesehatan yang ramah dan mudah diakses oleh lanjut usia,” kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dalam keterangan tertulis yang disiarkan situs Seskab RI, Selasa (26/3/2013).

Diakui Menkes, bahwa pihaknya hingga kini belum memiliki data yang memadai dan data terbaru tentang masalah kesehatan pada lanjut usia ini karena survei dan penelitian yang terkait dengan lanjut usia masih sangat terbatas.

Saat ini data yang masuk di Kementerian Kesehatan baru terdapat 437 Puskesmas Santun Lanjut Usia namun sudah ada kurang lebih 69.500 Posyandu lanjut usia yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

Sementara itu, Umur Harapan Hidup (UHH) manusia Indonesia semakin meningkat dimana pada RPJMN Kemkes tahun 2014 diharapkan terjadi peningkatan UHH dari 70,6 tahun pada 2010 menjadi 72 tahun pada 2014 yang akan menyebabkan terjadinya perubahan struktur usia penduduk.

Menurut proyeksi Bappenas jumlah penduduk lansia 60 tahun atau lebih akan meningkat dari 18.1 juta pada 2010 menjadi dua kali lipat (36 juta) pada 2025.

“Tujuan Program Kesehatan Lanjut Usia ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia agar tetap sehat, mandiri dan berdaya guna sehingga tidak menjadi beban bagi dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat,” tutup Menkes.(acehterkini/001)

Sumber : http://acehterkini.com/penduduk-lansia-18-1-juta-jiwa-kementerian-kesehatan-programkan-penambahan-puskesmas/