Jakarta (Jaringnews.com) – Untuk menghadapi tantangan masalah TB ke depan, beberapa program terobosan telah dilakukan Kemenkes RI. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di sela-sela acara penerimaan penghargaan Champion Award for Exeptional Work in the Fight Againts TB, di Jakarta, Kamis (18/4).
Nafsiah katakan, beberapa program itu antara lain adalah:
1. Diikutsertakannya pengetahuan dan pelaksanaan TB pada proses Akreditasi Rumah Sakit, Surat Tanda Register (STR) atau Surat Ijin Praktik (SIP) oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Surat Ijin Praktek Apoteker(SIPA) oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)
2. Penggunaan Rapid Diagnostic Test dalam Pemeriksaan TB melalui implementasi metode Line Probe Assay (LPA) atau HAIN test
3. Penggunaan 17 Gen Expert secara bertahap.
4. Penetapan dan pelaksanaan Laboratorium Rujukan TB Nasional atau National Tuberculosis Referral Laboratory.
5. Kerjasama dengan asuransi kesehatan dengan penggagasan penerapan standar pengobatan TB dengan DOTS bagi seluruh pasien TB, bersama Jamsostek, Jamkesmas, dan Jamkesda.
6. Pengajuan Prakualifikasi Obat TB ke WHO untuk 3 BUMN yaitu Kimia Farma, IndoFarma, Phapros bekerjasama Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemkes RI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM).
7. Penyusunan Exit Strategy program pengendalian TB untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana donor.
8. Pelaksanaan Survei Nasional Prevalens TB.
9. Inisiasi penerapan tes tuberkulin untuk mendukung diagnosis TB pada anak.
10. Inisiasi pengobatan profilaksis Isoniazid (INH) bagi orang dengan HIV-AIDS (ODHA).
(Mys / Mys)
Sumber : http://jaringnews.com/hidup-sehat/umum/38966/-program-terobosan-kemenkes-tanggulangi-tb