Makassar (Fajar.co.id) — Empat rumah sakit (RS) bertaraf internasional bakal hadir di Sulsel. Lokasinya di empat kabupaten/kota, sehingga mudah diakses seluruh masyarakat Sulsel.


Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief, mengatakan, pembangunan rumah sakit ini kerja sama Pemprov Sulsel dengan Siloam Grup. Rumah sakit ditempatkan di Kabupaten Bone, Kota Parepare, Kota Palopo dan Kabupaten Bantaeng.

Menurut Latief, Pemprov Sulsel akan menyiapkan lahan, sementara pembangunan fisiknya oleh Siloam. Sistem kerja samanya yakni Bangun Guna lalu Serah (BGS).

“Nanti ada Memorandum of Understanding antara pemprov dengan Siloam. Sistemnya BGS. Pada jangka waktu tertentu fisiknya diserahkan ke pemilik tanah,” ujar Latief, usai rapat teknis di ruang Sekprov Sulsel, HA Muallim, Rabu, 5 Juni.

Selain itu, kata Latief, saat RS ini telah beroperasi, Pemprov Sulsel juga akan menerima dividen setiap tahun. Besaran dividen disesuaikan nilai lahan pemprov yang dihitung sebagai penyertaan modal.

Rahmat mengatakan, kehadiran empat rumah sakit bertaraf internasional akan memberi pilihan bagi masyarakat di daerah yang ingin mendapat pelayanan kesehatan dari rumah sakit swasta. 

“Pembangunan rumah sakit ini menjadi program 100 hari Dinas Kesehatan. Artinya ini harus berjalan secepatnya,” jelas Latief.

Kepala Biro Aset Pemprov Sulsel, Agustinus Appang, menambahkan, pihaknya segera melakukan kunjungan ke empat daerah tersebut untuk meninjau lahan pemprov yang akan diusulkan ke pihak Siloam. (kas/rif)

Sumber : www.fajar.co.id

{module [153]}