Nasiatul Aisyah Salim. Wanita Kelahiran Tegal tahun 1988 ini, memulai jenjang pendidikan S1 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang pada tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan S2 di Minat Manajemen Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2010. Selain mengikuti pendidikan formal, aisyah pernah ikut serta dalam Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di Semarang yaitu melakukan identifikasi masalah kesehatan di masyarakat, menentukan pemecahan masalah hingga membuat rencana intervensi. Tidak hanya berhenti disitu saja, pengalaman magang di 2 Rumah sakit (Pemerintah & Swasta) pun pernah dilakukan di berbagai bagian (Farmasi, Rawat Inap, Ruang operasi, Pemasaran dan Rekam Medis).
Tahun 2012, anak ke empat dari empat bersaudara ini mendapat amanah untuk proyek pengembangan sistem akreditasi rumah sakit di Indonesia yang diselenggarakan oleh Nossal Institute dan PKMK FK UGM pada area penelitian dua rumah sakit, dinas kesehatan provinsi, PERSI daerah di 4 provinsi (Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimatan Timur). Tindak lanjut dari proyek tersebut adalah fellowship selama 3 minggu ke Nossal Institute for Global Health, University of Melbourne untuk membuat plan of action yang perlu dilakukan untuk mendukung Kementerian kesehatan mencapai target mengenai akreditasi rumah sakit.
Berbekal pengalaman organisasi semasa kuliah di senat mahasiswa fakultas sebagai sekretaris dan dua kali ikut kepengurusan di organisasi keagamaan fakultas sebagai kepala penelitian dan pengembangan (litbang) & kepala hubungan masyarakat (humas), diamanahkan menjadi asisten pengelola website mutu pelayanan kesehatan untuk mengisi konten maupun konteks. Website mutu pelayanan kesehatan merupakan satu dari duabelas website dari PKMK FK UGM dan menjadi website yang memiliki jumlah kunjungan terbanyak ke 2 di setiap minggu nya. Selain itu, aisyah juga menjadi manager IHQN (Indonesian Healthcare Quality Network) dengan jumlah member mencapai 300 orang dari berbagai pihak (rumah sakit, dinas kesehatan, akademisi, konsultan, peneliti, pembuat kebijakan dan pemerhati masalah pelayanan kesehatan).
Dengan pengalamannya mengelola IHQN, saat ini aisyah diamanahkan juga menjadi tim peneliti untuk proyek mapping mutu nasional yang diselenggarakan oleh WHO Indonesia. Lingkup proyek ini mencakup lintas sektor yaitu mulai dari rumah sakit, dinas kesehatan, institusi pendidikan, organisasi profesi, kementerian kesehatan, kementerian pendidikan nasional, kementerian lingkungan hidup yang mana hasil akhir dari proyek tersebut adalah adanya framework mutu pelayanan kesehatan nasional.