Lima Prinsip Regulasi Pelayanan Kesehatan yang Responsif
Beberapa waktu lalu PMPK FK-UGM bekerjasa dengan MMR-UGM dan Australian National University mengadakan seminar dan workshop mengenai pengembangan sistem regulasi pelayanan kesehatan. Prof Judith Healy dari ANU menyatakan bahwa meski Australia dan Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda namun masalah yang dihadapi relatif sama: regulasi yang tidak efektif berjalan, kesulitan mewujudkan lembaga regulator yang independen, sulitnya melibatkan sektor swasta, dan sebagainya.
Lebih lanjut Prof Judit mengusulkan lima prinsip regulasi pelayanan kesehatan yang responsif sebagai berikut:
Home
[widgetkit id=”1″ name=”Grid Article”]
Theme Custom Widgets
Custom Widgets
Monday theme comes with the content creator Widgetkit 2. In addition to all default widgets, it features 5 custom renderers – Tabs, Slideshow Panel, Slideshow, Grid, Twitter and List.
Tabs
Monday features a custom Switcher widget. The tabbed navigation displays a border whose color will automatically adapt to the item’s tag.
Slideshow panel
This Slideshow Panel provides the option to display each item’s tag above the content.
The slidenav can be positioned at the top right, top left, bottom left and bottom right of the Slideshow Panel.
Slideshow
This Slideshow widget comes with a custom thumbnail navigation. Tags will be displayed as a colored border on top of every thumbnail, while the content appears on hover inside a panel on top of the item’s image.
Grid
The custom Grid widget places images in a teaser layout above or in alternating order above and below the content.
Tags will be displayed as a colored border on top of the content.
This Twitter widget publishes your latest three tweets inside a Slideshow.
List
The List widget allows you to add tags to list items. This is useful when publishing an overview of latest posts in the Sidebar.
Dummy Content
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
[widgetkit id=”42″]
UIkit
Article title
Lorem ipsum dolor sit amet.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
<div class="myclass">...</div>
text-primary
text-success
text-warning
text-danger
mark element
qinsidea q element
abbr element
dfn element
Badge 1 Success 4 Warning 3 Danger 4
h1
h2
h3
h4
h5
h6
Lorem ipsum dolor.
Someone famous
- List item 1
- List item 2
- List item 3
- List item 1
- List item 2
- List item 3
| Table | Heading |
|---|---|
| Table | Data |
| Table | Data |
- Description lists
- Description text.
- Description lists
- Description text.
Headline
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Layouts
Warp comes with a sophisticated layout system to create any kind of sidebar or widget layout. You can easily manage the sidebar’s positions and widths in the theme administration. Widgets can have different styles and be placed in any position offered by this theme. Each position has its own layout. You can align widgets side-by-side, stack them or choose your own grid layout. Show or hide widgets on mobile devices, while the grid adapts perfectly to your layout.
Pengembangan Regulasi Mutu Pelayanan KIA di RS: antara Daerah Terpencil dengan Daerah dengan Kompetisi Tinggi
Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah menetapkan lima strategi operasional yaitu: Penguatan Puskesmas dan jaringannya; Penguatan manajemen program dan sistem rujukannya; Meningkatkan peran serta masyarakat; Kerjasama dan kemitraan; Kegiatan akselerasi dan inovasi tahun 2011; dan Kegiatan Penelitian dan pengembangan inovasi yang terkoordinir (Kemenkes, 2011).
Terkait dengan strategi “inovasi” maka Kemenkes juga telah menetapkan berbagai upaya seperti penempatan tenaga strategis (dokter dan bidan) termasuk dokter plus (atau disebut juga sebagai “dokter umum dengan kompetensi tambahan”), serta “mobile team” dan penyediaan fasilitas kesehatan di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK), namun demikian data juga memperlihatkan adanya permasalahan mutu pelayanan KIA didaerah urban dimana telah terdapat kompetisi tinggi dalam pelayanan KIA.
RS Indonesia dengan Sertifikat JCI
Menurut web-site Joint Commission International (JCI) http://www.jointcommissioninternational.org/JCI-Accredited-Organizations/# Indonesia di Indonesia telah terdapat 4 RS yang memperoleh sertifikat akreditasi internasional dari JCI. Fakta ini tentu menggembirakan bagi masyarakat pe-rumah-sakit-an di Indonesia karena menunjukkan bahwa RS Indonesia juga mampu memenuhi standar akreditasi internasional. Namun demikian disamping dampak akreditasi yang terkait dengan citra RS (ke-4 RS tersebut adalah RS swasta) tentu juga menjadi pertanyaan adalah mengenai dampak yang didapat dari akreditasi internasional ini, apakah meningkatkan mutu pelayanan masin-masing RS? apakah dampaknya lebih besar dibandingkan program akreditasi nasional (KARS)
Fakta lain: ternyata ke-4 RS tersebut bukan berasal dari Jakarta, tapi justru dari luar Jakarta berikut adalah nama-nama ke-4 RS
Hospital Mortality Reduction Program
Oleh: Hanevi Djasri dan Bob Errisa
(Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan FK-UGM)
Kematian adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari oleh manusia, namun demikian kematian juga merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan yang penting. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa dari tahun 2005-2010 diperkirakan terdapat 850 kematian per 100.000 penduduk yang terjadi setiap tahunnya. (WHO, 2010). Di Inggris dan Wales pada tahun 2005 lebih kurang 73% dari total kematian terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan rumah sakit (RS). Tingginya angka kematian di RS merupakan pertanda akan kemungkinan adanya masalah mutu pelayanan yang memerlukan tindakan perbaikan, hal ini ditunjukan antara lain dalam buku “to err is human” dari IOM maupun dari penelitian yang dilakukan oleh Hayward (2001) yang mengungkapkan bahwa kurang lebih 22,7% dari kematian yang terjadi di RS sebenarnya dapat dihindarkan dengan perawatan optimal.
Author
May 2, 2090 at 1:55 pm
Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna.