Serial Webinar – 1
SITUASI & STRATEGI TERKINI PENGENDALIAN FRAUD PROGRAM JKN
Diselenggarakan oleh PKMK FKKMK UGM
Secara hybrid (online dan offline) pada Jumat, 10 Februari 2023
Pukul 08.30 – 11.30 WIB
![]()
Pendahuluan
Kegiatan pengendalian kecurangan (fraud) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) seolah terhenti saat COVID-19 mulai masuk ke Indonesia. Pada masa-masa ini kegiatan di berbagai sektor difokuskan untuk percepatan pemulihan kondisi masyarakat dan negara akibat hantaman COVID-19. Meski kegiatan pencegahan fraud menurun, ternyata kasus-kasus potensi fraud tidak benar-benar punah. Potensi-potensi fraud yang muncul berubah bentuk. Jamak ditemui potensi-potensi fraud terkait layanan COVID-19. Meskipun masih perlu pembuktikan apakah kasus-kasus ini benar fraud atau tidak.
Saat ini, kasus COVID-19 semakin mereda. Kegiatan-kegiatan pelayanan kesehatan yang dibiayai program JKN kembali menggeliat. Ancaman fraud JKN juga berpotensi kembali menguat. Apalagi, pada tahun 2023 ini terdapat kenaikan tarif JKN berdasar Peraturan Menteri Kesehatan No. 3 tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Kenaikkan tarif disinyalir dapat meningkatkan potensi kerugian negara bila kasus-kasus kecurangan JKN terjadi. Diperlukan kesiapsiagaan berbagai pihak untuk mencegah terjadinya berbagai skema fraud JKN yang berpotensi akan muncul.
Tujuan
Webinar ini diselenggarakan dengan tujuan untuk:
- Memahami dan mengkaji potret terkini fenomena fraud JKN berdasar hasil penelitian.
- Memahami dan mengkaji strategi Kementerian Kesehatan dalam pengendalian fraud program JKN.
- Memahami dan mengkaji peran dan keterlibatan BPK dalam upaya pengendalian fraud program JKN.
Peserta
Kriteria peserta yang dapat mengikuti webinar ini adalah:
- Kementerian Kesehatan
- BPJS Kesehatan
- Dewas BPJS Kesehatan
- Jajaran pimpinan dan staf Dinas Kesehatan
- Jajaran pimpinan dan staf fasilitas kesehatan
- Akademisi dan peneliti
- Pengamat dan peminat topik pengendalian fraud program JKN
Waktu & Tempat
Waktu dan tempat pelaksanaan:
Waktu: Jumat, 10 Februari 2023 pukul 08.30 – 10.30 WIB
Narasumber dan Pembahas
Narasumber dan pembahas dalam kegiatan webinar ini adalah:
- Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan
- BPK RI
- Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc., PhD
- Drg. Puti Aulia Rahma, MPH, CFE
Jadwal Kegiatan
Webinar seri 1 akan diselenggarakan pada 10 Februari 2023 pukul 08.30 – 11.30 WIB. Detil acara adalah sebagai berikut:
| Jam (WIB) | Topik | PIC/Narasumber |
| 08:30-08.40 |
Pembukaan: Pengantar kegiatan, perkenalan narasumber dan pembacaan rundown acara |
Andriani Yulianti |
| 08.40 – 09.10 |
Sesi 1. Situasi Terkini Upaya Pengendalian Fraud JKN Di Indonesia (kolaborasi penelitian bersama U4 Anti-Corruption Resource Centre) |
drg. Puti Aulia Rahma, MPH, CFE |
| 09.10 – 09.40 |
Sesi 2. Strategi Kementerian Kesehatan dalam Pengendalian Fraud Pasca Kenaikan Tarif Program JKN |
Nona Ambrawati, SST, MM, CFE (auditor ahli madya Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan) |
| 09.40 – 10.10 |
Sesi 3. Peran dan keterlibatan BPK dalam upaya pengendalian fraud program JKN |
Aulia Rahmat, SE, Ak, MS (kepala sub auditorat VI.A.1 BPK RI) |
| 10.10 – 10.40 |
Pembahasan: Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc., PhD |
|
| 10.40 – 11.15 |
Sesi Diskusi |
|
| 11.15 – 11.30 | Penutupan | Andriani Yulianti |
Serial webinar lainnya :
- seri 1: Situasi Strategi Terkini Pengendalian Fraud Program JKN
- seri 2: Kesiapan Dinkes & Faskes Menghadapi Tantangan Pengendalian Fraud JKN Pasca Pandemi COVID-19
- seri 3: Strategi Pengendalian Fraud Layanan Kesehatan Melalui Pendidikan Tenaga Kesehatan

The CDC just released upcoming changes to both the ICD-10-CM diagnosis code set and the official coding guidelines. The new changes include 42 diagnosis code additions, seven deletions, and one code revision. All changes will go into effect April 1, which should give revenue cycle leaders time to train staff and update their coding systems.
Telemedicine atau pemberian layanan klinis dari jarak jauh menggunakan teknologi informasi dan komunikasi semakin dikenal dan diminati sejak terjadinya pandemi COVID-19. Saat awal pandemi, pemerintah juga mendorong penggunaan layanan telemedicine untuk menekan risiko penularan penyakit hingga penggunaan teknologi ini sempat melonjak hingga 600% dari sebelum adanya pandemi. Karena fenomena ini, sejarah kemunculan telemedicine sering dikaitkan dengan pandemi COVID-19.
In a recent study published in The Lancet, researchers pursued contemporary evidence of how One Health approaches could improve health security at a global scale against unprecedented health hazards, such as the one posed by the coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran di kalangan anak muda dan masyarakat umum mengenai One Health dalam menanggulangi zoonosis dan Penyakit Infeksi Baru (PIB), Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-bangsa (FAO) dengan dukungan Kementerian Pertanian serta Amerika Serikat melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), menyelenggarakan Diskusi Sains ANTERO di Jakarta yang ditujukan untuk anak muda, bekerja sama dengan Kok Bisa.
One of the decisive factors in determining where to receive quality healthcare services is the quality of healthcare that health facilities offer you. For instance, if a health facility provides hospitable and reasonable medical care to patients in a timely and equitable manner, it may become your go-to place.