Kementerian Kesehatan merilis Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Di Permenkes ini, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) wajib menjalankan sistem pencatatan riwayat medis pasien secara elektronik. Proses transisi dilakukan sampai paling lambat 31 Desember 2023.
Mutu Pelayanan Rekam Medis
Rekam medis (RM) adalah bukti tertulis (kertas/elektronik) yang merekam berbagai informasi kesehatan pasien seperti hasil pengkajian, rencana dan pelaksanaan asuhan, pengobatan, catatan perkembangan pasien terintegrasi, serta ringkasan pasien pulang yang dibuat oleh Profesional Pemberi Asuhan (PPA). Informasi rumah sakit terkait asuhan pasien sangat penting dalam komunikasi antar PPA, yang didokumentasikan dalam Rekam Medis. Penyelenggaraan rekam medis merupakan proses kegiatan yang dimulai saat pasien diterima di rumah sakit dan melaksanakan rencana asuhan dari PPA (STARKES, 2022).
Kelengkapan pengisian berkas rekam medis, salah satunya yakni formulir resume medis, sangat penting untuk dilakukan karena salah satu manfaat dari berkas rekam medis jika dipandang dari aspek aturan adalah sebagai bahan indikasi bukti tertulis. Isian rekam medis yang tidak lengkap dapat berdampak pada keselamatan pasien dan rumah sakit. Setidaknya terdapat lima isu penting yang terkait dengan keselamatan yang ada di rumah sakit, yaitu keselamatan pasien, keselamatan pekerja atau petugas kesehatan, keselamatan bangunan dan peralatan di rumah sakit, keselamatan lingkungan dan keselamatan ‘bisnis’ rumah sakit.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Syahbana dan Trihandini, 2022 mengenai “Analisis Kelengkapan Pengisian Resume Medis Rawat Inap yang dilakukan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran” untuk mengidentifikasi kelengkapan identitas pasien, review laporan penting, review keaslian dan review kebenaran kelengkapan formulir resume medis di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dari hasil kajian ditemukan bahwa pengisian formulir resume medis 5 dari 10 berkas tidak ada tanda tangan nama formulir resume medis. Juga ditemukan, 3 dari 10 file tidak memiliki informasi diagnostik keluar. Untuk menggambarkan faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian resume medis, peneliti menggunakan unsur manajemen 4 M, yaitu man, methode, machine, materials. Lebih lanjut dapat dilihat pada link berikut ini:
Best-Practice Inovasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Artificial Intelligence (AI)
Inovasi pelayanan kesehatan menggunakan AI merupakan trend bagi dunia kesehatan. Tata kelola pelayanan kesehatan yang selama ini menghadapi berbagai hambatan dapat diatasi. Bidang kedokteran yang berada dalam zona matang dan kemapanan ternyata butuh instrumen efektif untuk menjamin keberlanjutannya. AI merupakan salah satu alternatif bagi para dokter dan tenaga medis lain memberi pelayanan kesehatan. Pelayanan terbaik melalui inovasi tak dapat dilakukan sendiri tanpa melibatkan pihak lain. Karena itu, kolaborasi atau kerjasama berbentuk kemitraan sudah saatnya dikembangkan sebagai budaya organisasi bagi para penyedia jasa kesehatan. Untuk meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien, penyedia jasa bidang kesehatan di Indonesia perlu mempelajari best practice sebagaimana terjadi di Mayo Clinic. Mayo Clinic juga mengembangkan aplikasi klinis berbasis AI sehingga mampu memberi tindakan efektif dan mengobati pasien dengan tingkat kerumitan tinggi. Aplikasi administratif merupakan inovasi simpel memudahkan akses pasien memperoleh layanan rumah sakit tanpa harus mengantri. lebih lengkap mengenai artikel yang ditulis oleh Jusuf Irianto, seorang Guru Besar Manajemen SDM Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Airlangga dapat di akses pada link berikut
What are the barriers that exist in electronic medical documentation in India? And how can tech help?
India is at the cusp of digital health transformation and the key is to successfully adopt and implement Electronic Medical Records (EMR). Electronic Medical Records (EMRs) are electronic records of health-related information of individuals that includes demographics, medical history, laboratory test results and information which can enable healthcare systems to provide the right treatment at the right time to patients.
Menkes Budi Mau Rekam Medis Elektronik di Seluruh Faskes Berjalan pada 2023
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menargetkan, rekam medis elektronik harus dapat berjalan di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) pada tahun 2023. Artinya, sejak sekarang mulai dipersiapkan integrasi rekam medis elektronik pada masing-masing faskes.
By strengthening health systems, India can better prepare for the next health emergency
The Covid-19 pandemic has exposed weaknesses in every society and health system around the world and continues to disrupt economies globally. Covid-19 seems to be evolving into an endemic disease, much like influenza, that returns regularly and occasionally with large epidemics and pandemics. Additionally, there are always other emerging infectious diseases that remind us to continue strengthening our health systems to prepare against the next health emergency.
Implementasi Health Information System di Negara Berkembang Menjadi Tantangan
Masalah health information system atau sistem informasi kesehatan (SIK) yang terpecah-pecah di negara-negara berkembang seperti di Indoensia menjadi masalah yang perlu diatasi. Masalah umum yang dihadapi banyak organisasi, termasuk organisasi kesehatan saat ini adalah beberapa sumber informasi dan repositori yang berbeda termasuk basis data, penyimpanan objek, basis pengetahuan, sistem file, perpustakaan digital, sistem pencarian informasi dan sistem surat elektronik, dan sebagainya.
Reportase Workshop Penguatan Integrasi Puskesmas dan FKTP Lainnya di 6 Provinsi Indonesia
Bogor, Bertempat di Hotel Grand Savero pada tanggal 23-25 Agustus 2022 telah diselenggarakan workshop penguatan integrasi Puskesmas dan FKTP lainnnya yang dihadiri oleh 6 Provinsi yakni Kabupaten Solok-Sumatera Barat, Kabupaten Kendal-Jawa Tengah, Kota Madiun-Jawa Timur, Kota Makassar-Sulawesi Selatan, Kabupaten Deli Serdang-Sumatera Utara, Kota Pekanbaru- Riau. 6 Provinsi ini terpilih menjadi wilayah uji coba dalam penerapan konsep integrasi pelayanan kesehatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Primer (FKTP), atau yang biasa disebut model Integrated Quality of Care (IQ-CARE) Kerjasama antara Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM dengan Kementerian Kesehatan Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer (PKP).
Using AI to Improve Chronic Disease Outcomes
This article reports the results of a study that follows a multi-year, pragmatic clinical trial in a real world, community based primary care. What started as a quality project evolved to include the development and deployment of Artificial Intelligence (AI) decision support to guide medication choices when treating hypertension (HTN). Results show that primary care physicians significantly improved HTN outcomes as compared to the national average of success.
Digitalisasi Catatan Medis dan Imunisasi, Menkes Budi Sebut Lebih Efisien
Pencatatan medis dan imunisasi secara digital, menurut Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dinilai jauh lebih efisien ketimbang dilakukan manual. Pencatatan elektronik ini merupakan salah satu implementasi dari pilar transformasi kesehatan, yakni transformasi teknologi kesehatan.