SAMPIT, Jaringnews.com – Meski memiliki bangunan pusat kesehatan pembantu (Pustu), sampai saat ini Kecamatan Bukit Santuai,Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah masih kekurangan tenaga kesehatan.


Camat Bukit Santuai Yudharno mengatakan tenaga kesehatan honorer yang ditugaskan di wilayah tersebut sebelumnya memang pernah ada, namun tidak bertahan lama karena yang bersangkutan mengaku tidak kerasan berada kecamatan pemekaran tersebut.

“Akibat tidak tersedianya tenaga kesehatan tersebut warga mengalami kesulitan saat akan berobat, bahkan untuk memberikan pertolongan kepada warga yang akan bersalin terpaksa dibawa ke dukun beranak,” ujarnya (23/1).

Dilanjutkannya bahwa, pihak kecamatan sendiri sudah berinisiatif menyediakan tenaga kesehatan dengan memberikan honor lebih tinggi namun tawaran tersebut rupanya tidak diminati oleh tenaga medis.

Selain itu kondisi tersebut juga telah di laporkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tetapi pihak pemerintah sendiri juga mengalami kesulitan dalam menyediakan tenaga kesehatan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Faisal Novendra mengatakan, belum tersedianya tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Bukit Santuai disebabkan masih terbatasnya tenaga kesehatan yang dimiliki.

“Sudah beberapa kali kami mengangkat dan menugaskan tenaga kesehatan honorer di wilayah tersebut, namun baru beberapa hari bertugas yang bersangkutan mengundurkan diri dengan alasan tempat yang terlalu jauh dan tidak kerasan,” terangnya

(Mvi / Mys)

Sumber : http://jaringnews.com/hidup-sehat/umum/32638/bukit-santuai-kekurangan-tenaga-kesehatan