Makassar (Tribunnews.com) – Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulsel, Prof Abdul Kadir mengungkapkan distribusi atau penempatan dokter di seluruh Indonesia masih dianggap buruk.
“Saat ini sudah ada 88.600 di seluruh Indonesia dan sekitar 3.000 termasuk dokter ahli berkutat di Indonesia Timur dokter yang beroperasi. Sementara dari 40 ribu dokter spesial di Indonesia, hanya 15 persen berkutat di Indonesia Timur dan selebihnya ada di Sumatera,” kata Prof Abdul Kadir yang juga Direktur Rumah Sakir Wahidin Makassar saat ditemui di Focus Group Discussion (FGD) oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), di Hotel Aryaduta Makassar, Senin (16/9/2013).
Dia menjelaskan pemerintah selaku pemegang kebijakan tidak mengatur pendistribusian dokter sehingga ada sebagian daerah tidak tercover oleh layanan kesehatan karena kekurangan dokter. Sementara ada juga di sebuah daerah dimana dokter bertumpuk dan di pedesaan ataupun di pulau-pulau tertentu justru kekurangan. (nie)
Sumber : www.tribunnews.com
{module [153]}