Halaman

BAB I: Pendahuluan

 

BAB II: Fraud dalam Jaminan Kesehatan Nasional

 

1. Pengertian Fraud dalam Layanan Kesehatan (pak Laksono)

2. Jenis-Jenis Fraud / bentuk kegiatan fraud di Sektor Kesehatan (Hanevi, Puti)

3. Pelaku Fraud sistem kesehatan (Pak Laksono)

4. Dampak Fraud terhadap sistem kesehatan (Pak Laksono)

5. Penyebab Fraud dalam Layanan Kesehatan (Pak Laksono)

 

6. Fraud di Pelayanan Primer (bu Julita)

 

7. Fraud di Pelayanan RS (bu Julita)

 

8. Fraud di Pelayanan Apotik (bu Julita)

 

9. Fraud di Pelayanan Laboratorium (bu Julita)

 

BAB III: Aspek-Aspek Terkait Fraud dalam Jaminan Kesehatan Nasional

 

10. Faktor-faktor penyebab/trigger terjadinya fraud pada pelayanan kesehatan tingkat
      pertama, tingkat rujukan, regulator dan masyarakat (pak Tjahjono)

11. Sikap dan perilaku aktor terhadap fraud (pak Tjahjono)

Pencegahan

 

12. Konsep Risiko dalam Asuransi Kesehatan dengan Sistem Case Based Group
     (bu Julita)

13. Fraud sebagai Perilaku Ekonomi Dalam Jaminan Kesehatan (pak Laksono)

14. Dampak Fraud terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan (bu Uut)

15. Penerapan Prinsip Transparansi Publik untuk Mencegah Fraud (pak Rimawan)

16. Pendekatan Budaya untuk memahami dan mencegah Fraud (bu Siwi)

17. Pencegahan Fraud melalui Regulasi Sarana Pelayanan Kesehatan dan Regulasi
      SDM Kesehatan (bu Uut, pak Tjahjono)

18. Pencegahan Fraud melalui Sistem Manajemen Sarana Pelayanan Kesehatan
      (bu Uut, Hanevi, Puti)

19. Pencegahan Fraud melalui Edukasi dan Keterlibatan SDM Kesehatan (pak Tjahjono)

Deteksi

 

20. Metode deteksi (dan konsep yang melatarbelakanginya)

21. Mendeteksi berbagai bentuk fruad dalam Manajemen Obat (pak Iwan, pak Itop)

22. Mendeteksi berbagai bentuk fraud menggunakan Audit Medik/Klinik (Hanevi)

23. Mendeteksi Fraud dari data Epidemiologi Rumah Sakit (bu Sasi)

24. Mendeteksi dan Mencegah Fraud melalui Teknologi Informasi (pak Anis)

25. Peran investigator dalam mendeksi Fraud (bu Betha, badan mutu DIY atau KPK?)

Penindakan

 

26. Sanksi Adiministrasi untuk penindakan Fraud (Hanevi, Puti)

27. Hukum Pidana dan Perdata untuk penindakan Fraud (bu Rima, bu Dita)

BAB IV: Pencegahan dan Pengurangan Fraud dalam Sistem Kesehatan

 

Langkah I: Regulasi Pencegahan dan Pengurangan Fraud

21. Daftar kegiatan yang disebut sebagai fraud

22. Delegasi wewenang pengawasan fraud dari Kementerian Kesehatan kepada Dinas
      Kesehatan Propinsi dan Kabupaten.

23. Kerjasama antara Dinas Kesehatan Propinsi dan Dinkes Kabupaten dengan tim
      independen untuk melakukan pengawasan.

24. Pembentukan Unit Investigasi Khusus di setiap Kantor Regional BPJS

25. Peran Pengawas internal dan eksternal RS

Langkah II: Sosialisasi dan Pelatihan Upaya Pencegahan dan Pengurangan Fraud

26. Kerjasama antara Kementerian Kesehatan dengan perguruan tinggi untuk
      penyusunan materi dan pelatihan

27. Anggaran dan sumber dana pelatihan

28. Program TOT untuk para pelatih di berbagai perguruan tinggi

Langkah III: Tim Anti Fraud di Rumah Sakit

29. Anggota dan Tupoksi Tim

30. Program pencegahan: pendidikan anti fraud bagi staf rumah sakit

31. Program deteksi dan investigasi internal untuk terjadinya fraud: monitoring dan
      evaluasi ketepatan klaim INA-CBG

32. Program tindakan: pelaporan dan pengembalian dana

33. Program penelitian: menggunakan data klaim RS untuk penelitian tentang fraud

 

{jcomments on}