Liputan6.com, Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning menyebutkan saat ini Indonesia sangat kekurangan dokter umum maupun spesialis, karena jumlah dokter dengan penduduk sangat tidak sebanding.
“Jumlah dokter yang ada di Indonesia saat ini hanya 80 ribu orang, sedangkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 237 juta jiwa,” kata Ribka seperti dikutip Antara, Selasa (7/5/2013).
Dengan jumlah itu kata dia, berarti perbandingannya 1:3.400 atau bila dikira-kira satu dokter harus menangani 3.400 jiwa.
Ribka mengatakan seharusnya dengan jumlah masyarakat sebanyak itu, jumlah dokter minimal 470 ribu orang atau idealnya 1:500.
“Dengan jumlah dokter yang sangat minim ini kinerja dokter memang berat, tetapi walaupun begitu seorang dokter sudah disumpah dan harus tetap melayani pasien dari golongan manapun,”katanya.
Menurut dia jika berkaca ke Kuba, satu orang dokter hanya menangani 150 orang masyarakat. Di Amerika Serikat, saat ini perbandingan dokter dengan masyarakat 1 berbanding 400 orang.
Belum idealnya jumlah dokter perlu menjadi perhatian terutama di daerah pelosok yang pasti akan sangat sulit ditemukan dokter.
Peran perawat dan bidan
Dengan minimnya dokter, menurut Ribka, peran perawat dan bidan menjadi penting. Pemerintah, katanya, harus memberikan peraturan yang fleksibel kepada pembantu dokter tersebut. Jangan sampai tugas seorang perawat yang telah membantu pesien berubah menjadi kasus seperti kriminal atau malapraktik.
“Undang-Undang keperawatan harus lebih membantu agar peran perawat lebih maksimal sehingga tidak terjerat hukum, karena saat ini banyak perawat yang terjerat hukum setelah menolong pasien karena dianggap telah melanggar UU praktik kedokteran,” tambahnya.
Dikatakan Ribka, saat ini pihaknya juga tengah menunggu jawaban dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono tentang siapa yang akan menjadi ‘leading sector’ dalam UU keperawatan.
Minimnya tenaga medis ini benar-benar menjadi perhatian dan saat ini banyak dokter yang belum bisa bertugas karena berbagai kendala seperti izin dan lain-lain.
Kami juga mengimbau kepada seluruh dokter yang ada agar bisa melayani pasien dari kalangan mana pun dan siap ditempatkan di mana saja, sebab tugas utama dokter adalah mengabdi untuk kesehatan masyarakat.
(Abd)
Sumber : health.liputan6.com