“Pada 2013 mendatang, puskesmas yang melayani terapi metadon akan ditambah sebanyak 4 puskesmas. Jadi nanti total ada 18 puskesmas,” kata Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kamis (13/12).
Selain menambah jumlah unit pelayanan HIV/AIDS di puskesmas, pihaknya bersama Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI juga akan membentuk lembaga konsultasi bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang melayani masyarakat selama 24 jam. Dibukanya lembaga itu, karena selama ini penderita HIV/AIDS kesulitan untuk melakukan konsultasi terkait dengan penyakit yang dideritanya. “Jadi ada sistem online 24 jam untuk konsultasi yang didirikan di KPAP,” tambah Dien.
Layanan konsultasi itu di samping menyediakan informasi yang berhubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, juga menyediakan psikolog dan dokter yang bertugas memberi masukan-masukan kepada penderita. “Kita akan kerjasama dengan psikolog dan dokter yang kompeten di bidangnya,” ucapnya.
Sekretaris KPAP DKI Jakarta, Rohana Manggala mengatakan, lembaga konsultasi tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Ini juga bentuk kepedulian supaya orang bisa tahu informasi di mana dia bisa konsultasi selama 24 jam,” ujarnya.
Konsep tersebut, lanjut Rohana akan disiapkan pada 2013 mendatang. Saat ini pihaknya telah melatih banyak konselor. Ke depan konselor umum juga akan dilibatkan seperti dari Universitas Indonesia (UI). Konsep ini juga akan menembus hingga tingkat sekolah, serta penyediaan psikolog di RT dan RW.
Reporter: erna | Editor: dunih
Jakarta (Beritajakarta.com) – Tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan terhadap penderita HIV/AIDS, membuat Pemprov DKI berencana menambah 4 puskesmas pelayanan HIV/AIDS. Saat ini, pelayanan terapi metadon bagi penderita HIV/AIDS baru diberikan di 14 puskesmas di antaranya, Puskesmas Gambir, Puskesmas Senen, Puskesmas Kemayoran, Puskesmas Pasarminggu, Puskesmas Tebet, dan Puskesmas Cengkareng. Selain itu, juga ada tiga rumah sakit yang dijadikan sebagai rujukan, yakni Rumah Sakit Fatmawati, Rumah Sakit Cibubur, dan Rumah Sakit Sulianti Saroso.