Jakarta (Gatranews) – Dokter dan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) akan mendapatkan insentif. Kementerian Kesehatan telah mengajukannya dalam RAPBN-P 2013. Demikian diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh, di Jakarta, Rabu (12/6).
“Dalam pembahasan RAPBN-P 2013 semalam dengan para eselon I Kementerian Kesehatan RI, terdapat pengajuan penambahan anggaran yang diperuntukkan untuk insentif para dokter umum, dokter gigi, dan bidan PTT di seluruh Indonesia,” kata Poempida.
Politisi Partai Golkar ini mengaku menyambut baik hal tersebut, karena ini sesuai dengan yang diperjuangkannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan penghargaan bagi dedikasi para dokter dan bidan PTT, terutama yang bertugas di daerah-daerah terpencil.
Ada pun insentif ini, ucap Poempida, akan diberikan dengan berbasis lokasi penempatan dokter dan bidan PTT. Artinya, mereka yang bertugas di daerah terpencil akan mendapatkan insentif lebih besar dari yang lainnya.
“Rencana ini pun sesuai dengan penguatan pelayanan kesehatan di seluruh daerah, sebagai persiapan pelaksanaan BPJS pada tanggal 1 Januari 2014 mendatang. Rencana pemberian insentif ini mendapatkan respon positif dari semua fraksi di Komisi IX,” pungkasnya. (IS)
sumber : www.gatra.com
{module [153]}