riauposRumah sakit (RS) di Provinsi Riau belum seluruhnya menjadi peserta Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS). Namun Kepala BPJS Pusat, Fachmi Idris memberi sinyal bakal menambah RS peserta di Riau untuk jangka waktu mendatang.

Demikian disampaikan Fachmi Idris dalam lawatannya ke Pekanbaru, Senin (15/6), usai dijamu makan siang di kediaman dinas Plt Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru. Menurutnya, pembenahan dan kelengkapan perlu dilakukan pihak rumah sakit. ”Harus ada mapping dan analisis keperluan, pertambahan peserta pasti ada,” tegasnya.

Dalam kunjungan kemarin, rombongan pimpinan BPJS Pusat melakukan kunjungan ke Pekanbaru. Salah satunya ke Puskesmas di Pekanbaru. Guna melihat proyek kapitasi berbasis kinerja di mana penerapan perdana mulai dilaksanakan di Provinsi Riau.

Menurut Fachmi, setelah berkunjung apa yang dilakukan di Riau cukup bagus dan patut menjadi ujicoba. Seperti meningkatkan ujicoba di layanan dan dinilai hasilnya bagus. ”Jadi kita coba implementasi, diharapkan bisa menjadi contoh nasional,” tuturnya.

Beberapa indikator seperti kualitas pelayanan menurutnya adalah kerja besar bersama. Seperti kendali mutu kendali biaya, harus melibatkan IDI Riau, Diskes dan Kantor Divisi Regional BPJS. Ia meminta seluruh pihak di Riau dapat concern yang sama bagaimana mutu layanan di tingkat pertama bisa terwujud.

Sementara itu Ketua IDI Riau Nuzelly Husnedi yang juga menjabat Dirut RSUD Arifin Ahmad mengatakan, melalui kunjungan BPJS Pusat, diharapkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) di Riau dapat terwujud. Melalui kunjungan tersebut, diharapkannya dapat diketahui standarisasi penerapannya.(egp)

Sumber: http://www.riaupos.co/

{module[153]}