Okezone.com – Meski jumlah rumah sakit swasta di Indonesia saat ini berkisar 700-an, hanya sekira 500 di antaranya yang telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. RS Awal Bros salah satunya, dengan jumlah pasien yang kini semakin meningkat.
“RS Awal Bros telah bekerjasama dengan BPJS sejak program ini diresmikan pada Januari 2014,” kata Prof. Yos E. Susanto, Ph.D, CEO Awal Bros Tangerang, saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Di seluruh Indonesia, RS Awal Bros sendiri berjumlah sekira delapan rumah sakit. Sejak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, ternyata jumlah pasien di beberapa RS Awal Bros mengalami perubahan meskipun tidak sebanyak pasien biasa.
“Kalau banyak atau tidaknya pasiennya BPJS dibanding dengan yang tidak, tergantung. Di RS Awal Bros Bekasi itu belum mulai, tetapi kalau di Pekanbaru banyak, pasien dengan BPJS bisa sekira 40 persen. Sedangkan pasien yang menggunakan BPJS di Tangerang lumayan banyak, sekitar 30 persen,” terang Prof Yos.
Menurut Pros Yos, implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digulirkan BPJS Kesehatan memiliki sistem pembayaran lebih bagus dibanding yang terdahulu. Meskipun masih banyak hal tersendat, Prof Yos yakin program JKN akan semakin baik ke depannya.
“Implementasinya pembayarannya bagus dibanding yang terlebih dahulu, meskipun sistemnya masih tersendat. Tetapi, seiring berjalannya waktu pasti akan semakin baik,” tutupnya. (fik)
Sumber: http://health.okezone.com/read/2014/08/18/482/1026010/
{module [153]}