(Liputan6.com) – 1 Januari 2014 nanti mungkin Indonesia akan membuat perubahan besar bagi sektor kesehatan karena presiden Susilo Bambang Yudoyono akan mulai mengaktifkan program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).
Sempat diberitakan sebelumnya kalau jumlah premi untuk PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang harus dibayar warga miskin di Indonesia ada di kisaran Rp 15.500 hingga Rp 22.000.
Walaupun dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) belum menyepakati premi tersebut, tapi para dokter menilai kalau angka Rp 15.500 terlalu minim.
Bahkan hal ini ditanggapi oleh Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Dahlan Iskan karena angka itu tidak sesuai dengan kerja keras dokter.
“Daripada menambahkan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) sebesar Rp 300 triliun yang hasilnya akan mencemari lingkungan yang tidak sehat, lebih baik menambah premi dari Rp 15.500 menjadi Rp 22.000,” ucap Dahlan dalam Orasi Ilmiah di Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta, Rabu (27/2/2013).
Walaupun belum disetujui secara pasti, namun Dahlan sempat mengungkapkan kisaran dana yang diterima oleh dokter per bulannya jika premi ini disetujui.
“Jika premi Rp 22.000 saja untuk menolong warga miskin di Indonesia, maka dokter akan mendapat sekitar Rp 15 juta per bulan dengan menangani pasien rata-rata 4.000 orang. Sementara, jika premi Rp 15.500 saja dan semua pasien ingin dilayani di rumah sakit, maka jatuhnya dokter akan menerima uang sekitar Rp 6 juta per bulan,” ungkapnya.
Menurut Dahlan, angka Rp 15.500 tidak sebanding dengan kesulitan belajar dan kesulitan penanganan seorang dokter.
Sementara itu, Dahlan menyadari betul kalau yang bisa diperbuat saat ini adalah harus berdasarkan kenyataan. Karena pada tanggal 1 januari nanti semua harus siap. Dan perubahan apapun harus diterima sepenuh hati karena ini adalah perubahan moderen yang mendasar.
“Dengan infrastruktur sekarang, kalaupun ada perbaikan ke depannya adalah perbaikan manajemen. Karena jika kita memikirkan hal lain yang tidak realistis, maka nanti tidak bisa dilaksanakan.
Menurut Dahlan, yang saat ini sudah dibenahi langsung adalah manajeman Askes (Asuransi Kesehatan), sistem keuangan yang mengalir ke puskesmas. Tujuannya agar semua orang bisa ke puskesmas sebelum ke rumah sakit jadi semua pasien bisa ditangani tanpa takut ada ruangan penuh di rumah sakit. (Fit/Igw)
oleh : Fitri Syarifah