Sampit (Jaringnews.com) – Dana insentif untuk para dokter spesialis yang bertugas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah ternyata masih sangat rendah. Bahkan apabila dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalimantan Tengah lainnya, angka insentif untuk dokter spesialis di Kotim terendah se Kalteng.
Direktur Rumah Sakit dr Murjani Sampit dr Yuendri Irawanto menuturkan baru sejak tahun lalu dana insentif dinaikkan menjadi Rp 7,5 juta perbulan dari awalnya yang hanya Rp 5 juta. Sementara menurut Yuendri, di Kabupaten lain dana insentif untuk dokter spesialis bisa mencapai Rp 12,5 juta hingga Rp 30 juta perbulannya.
“Awalnya hanya Rp 5 juta saja itu pun sudah lama sekali berlangsung, baru tahun lalu saja mulai ada kenaikan. Padahal nilai itu pun sangat rendah apabila kita bandingkan dengan kabupaten lain,” keluhnya di Sampit, Senin (21/10).
Yuendri memaklumi keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah belum mampu memberikan dana insentif yang besar seperti kabupaten-kabupaten yang lain. Mengingat dari sisi kebutuhan yang lain juga banyak yang lebih diprioritaskan pemerintah daerah. Namun, lanjutnya pihaknya pun tetap mengupayakan agar angka insentif untuk dokter paling tidak berada di angka yang wajar. Di tahun 2014 mendatang, diusulkan kenaikan insentif dokter spesialis bisa sampai Rp 10 juta perbulannya.
“Wajar dalam artian tidak paling tinggi juga tidak paling rendah, sejumlah dokter memang mengeluhkan kondisi ini tapi mereka tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.
Kebijakan menaikkan insentif tersebut pun diakui Yuendri sebagai solusi untuk “menahan” para dokter spesialis agar tidak ramai-ramai pindah ke kabupaten yang berani memberi insentif yang lebih tinggi daripada di Kotim. Juga sebagai pancingan untuk para dokter spesialis baru untuk mau mengabdikan dirinya memberikan pelayanan di Kotim.
Untuk di rumah sakit dr Murjani sendiri sampai saat ini masih mengalami kekurangan tenaga dokter spesialis, dituturkan Yuendri pihaknya masih kekurangan dokter spesialis diantaranya seperti jantung, ortopedi, bedah syaraf, bedah tulang dan bedah plastik.
(Mvi / Mys)
Sumber : http://jaringnews.com/
{module [153]}