Jakarta (Metrotvnews.com): Fenomena permasalahan kesehatan yang layaknya gunung es terus bermunculan di Jakarta, terutama yang dialami oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.


Untuk itu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memerintahkan semua rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jakarta mengubah 75% ruang kelas II menjadi ruang kelas III.

Menanggapi permintaan ini, RS Fatmawati mengatakan telah meningkatkan jumlah ruang kelas III. Peningkatan jumlah ruang kelas III di RS Fatmawati dilakukan tiap tahun mulai tahun 2011. Untuk memenuhi permintaan gubernur, pihaknya mengatakan dapat dipenuhi dalam waktu sepekan.

“Total kapasitas bed yang ada di RS Fatmawati saat ini sebanyak 784 buah. Dari jumlah itu, kapasitas bed untuk kelas III sebanyak 471 buah. Dengan kata lain kapasitas bed kelas III sebanyak 60,07% secara keseluruhan,” ujar Humas RS Fatmawati Jakarta, Lia Parta Kusuma di Jakarta, Sabtu (23/2).

Pada 2011, kapasitas bed kelas III sebesar 51,4% dari jumlah keseluruhan kapasitas bed 624 buah. Kemudian tahun 2012 kapasitas bed kelas III meningkat menjadi 60,05% dari jumlah keseluruhan 750 buah. Peningkatan kapasitas bed ruang kelas III ini, jelas Lia, diambil dari kapasitas bed kelas II dan kelas I.

Saat ini, RS Fatmawati memiliki 5 jenis kelas perawatan. Kelas I memiliki kapasitas bed sebanyak 84 buah atau 10,71% dari jumlah keseluruhan 784 buah. Kelas II memiliki kapasitas bed 87 buah atau 11,1% dari jumlah keseluruhan 784 buah. Kelas III memiliki kapasitas bed sebanyak 471 buah atau 60,07% dari jumlah keseluruhan 784 buah. Kelas VIP+Suite Room memiliki kapasitas bed sebanyak 52 buah atau 6,63% dari jumlah keseluruhan 784 buah. Terakhir Kelas Khusus sebanyak 90 buah atau 11,47% dari jumlah keseluruhan 784 buah.

“Tidak mudah ya karena kami juga harus melayani banyaknya pasien dengan kartu Askes yang merupakan PNS yang berobat di sini. Para pasien Askes mayoritas di kelas I dan kelas II,” kata Lia.

Sepengalamannya setiap hari jumlah pasien kerap melebihi kapasitas bed kelas-kelas tertentu. Sebanyak 17 bed kosong di kelas II dapat terisi penuh dalam waktu 3 jam. Untuk itu pihaknya melihat perlu upaya lain untuk melayani kesehatan masyarakat di Jakarta. Ia misalkan untuk kesehatan ibu hamil dan bayi.

Selain itu, imbuh Lia, saat ini RS Fatmawati sedang mempersiapkan sistem pelayanan gawat darurat terpadu. Sistem online ini pada tahap awal akan terhubung dengan 24 rumah sakit yang ada di kawasan Jakarta Selatan. Di tahap awal sistem ini mengkoordinasikan ketersediaan ruangan. Tapi ke depannya bisa berkembang lagi informasi yang diberikan.

“Sehingga nanti sistem rujukan pasien akan lebih mudah,” pungkasnya. (Nesty Trioka Pamungkas/Adf)

Sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/02/24/5/133436/Jumlah-Ruang-Kelas-III-RS-Fatmawati-terus-Meningkat