“Medan Perjuangan” Mutu Pelayanan Kesehatan

Bulan Agustus ini kita kembali merayakan Hari Kemerdekaan NKRI, perayaan yang berusaha memberikan penyegaran bahwa kita telah bebas dari belenggu penjajah, merdeka sebebas-bebasnya untuk meningkatkan mutu kualitas hidup berbangsa dan bermasyarakat, termasuk mutu pelayanan kesehatan.

Kita bebas untuk membuat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta perbaikan bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Siklus ini haruslah lengkap untuk memastikan bahwa kemerdekaan yang kita miliki benar-benar kita isi dengan upaya perbaikan, jangan sampai ada daerah yang memiliki status kesehatan yang sama dengan sebelum kemerdekaan, jangan sampai ada sistem kesehatan yang sejak jaman penjajahan tidak berubah, jangan sampai ada rumah sakit atau puskesmas yang justru memiliki kompetensi SDM yang lebih terbatas dibanding saat penjajahan

Tahun 2014 ini para Pejuang Mutu Pelayanan Kesehatan di Indonesia memiliki berbagai “medan perjuangan” dalam bentuk tantangan baru: Penerapan JKN beserta dengan sistem pembayaran kapitasi untuk layanan primer dan INA CBGs untuk layanan tingkat lanjut, pergantian para pimpinan eksekutif dan legislatif baik ditingkat pusat maupun daerah, perkembangan tehnologi yang semakin masif serta perdagangan bebas yang semakin kompetitif hingga ancaman merebaknya fraud dalam pelayanan kesehatan.

Forum Mutu IHQN ke 10 ini bertujuan untuk memberikan semacam “markas” kepada para Pejuang Mutu Pelayanan Kesehatan di Indonesia untuk memahami lebih dalam medan perjuangannya dan dapat menyusun strategi dan rencana tindakan yang akan dilakukan.

Dirgahayu Kemerdekaan NKRI

Selamat mengikuti Forum Mutu….Merdeka!

Hanevi Djasri
Koordinator IHQN