Untuk meningkatkan keterampilan para tenaga medis sekaligus memaksimalkan pelayanan, RSUD Tjitrowardojo Purworejo menggelar workshop pengisian rekam medis. Kegiatan tersebut diikuti para pemberi pelayanan pasien, seperti dokter, apoteker, dan perawat.
“Workshop ini sebagai salah satu upaya untuk meng-update kemampuan SDM di rumah sakit ini. Tentu muaranya adalah peningkatan pelayanan bagi para pasien,” ujar Direktur RSUD Tjitrowardojo Drg Gustanul Arifin MKes di sela-sela kegiatan yang digelar di auditorium, akhir pekan lalu.
Dijelaskannya, rumah sakit milik Pemkab Purworejo ini sebagai sebuah lembaga pelayanan kesehatan yang dituntut untuk memberikan pelayanan secara prima. Hal itu bisa diwujudkan apabila didukung oleh kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang memadahi.
Keselamatan Pasien
Menurut Gustanul, kelengkapan rekam medis menjadi aspek yang sangat penting dalam menjaga keselamatan pasien. Pasalnya, riwayat penyakit pasien dapat terekam sehingga dalam memberikan pelayanan kesehatan berikutnya akan mempertimbangkan riwayat penyakit sebelumnya dan kontinuitas pelayanan terjamin. Evaluasi tentang kelengkapan pengisian rekam medis sangat diperlukan untuk disampaikan kepada pemberi layanan terhadap pasien, untuk selalu menanamkan pentingnya kelengkapan ini.
“Pengisian rekam medis di rumah sakit sudah cukup bagus namun perlu adanya peningkatan dengan mengatasi hambatan dan kendala yang ada. Contoh dengan peningkatan jumlah kunjungan pasien ini menjadi salah satu kendala ketidaklengkapan pengisian rekam medis,” katanya.
Gustanul berharap, setelah dilakukan evaluasi dan workshop, maka kelengkapan pengisian rekam medis akan lebih diperhatikan dan mutu pelayanan lebih meningkat serta keselamatan pasien akan terlindungi. “Kami punya motto: pantang pulang sebelum rekam medis lengkap,” tegasnya. (H43-90)
sumber: http://berita.suaramerdeka.com/