Jakarta (Metrotvnews.com): Jumlah tenaga dokter di Indonesia yaitu 139.311 hingga Maret 2013. Seharusnya, jumlah tersebut cukup untuk melayani kesehatan lebih 240 juta penduduk Indonesia. Namun sayangnya, penyebaran tenaga dokter tak merata.
Demikian diakui Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Prof Dr Menaldi Rasmin SP JP dalam acara dialog 811 Show Metro TV di Jakarta, Kamis (25/4). Itu terjadi, duganya, akibat tak ada rencana kependukan dengan ketat.
Menurutnya, pemerintah tak dapat mengestimasi pertambahan penduduk minimal setiap lima tahun. Sehingga, pemerintah maupun KKI tak dapat memetakan sarana layanan kesehatan untuk penduduk.
Selain itu, Menaldi mengatakan setiap negara wajib menganut paham: satu fakultas kedokteran (FK) untuk empat juta penduduk. Jadi Indonesia seharusnya memiliki 60 FK untuk lebih 240 juta penduduk.
Nyatanya, Indonesia memiliki 72 FK. Itu justru melebihi syarat kesehatan dunia. Namun lagi-lagi, penyebaran dokter tak merata di Indonesia. Menaldi mengaku itu menjadi pekerjaan rumah untuk dunia kedokteran dan pemerintah Indonesia.
Berikut daftar jumlah dokter di Indonesia dari data KKI:
1. Dokter umum sebanyak 90.389 orang
2. Dokter gigi sebanyak 23.752 orang
3. Dokter spesialis sebanyak 23.113 orang
4. Dokter gigi spesialis sebanyak 2.057 orang.
Menaldi menegaskan layanan kesehatan untuk penduduk dijamin dengan Undang Undang. Kepala Negara dan pemerintah wajib memberikan jaminan perlindungan tersebut.
Editor: Laela Badriyah
Sumber : www.metrotvnews.com
{module [153]}