Taiwan memiliki luas wilayah 36.193 km2 dengan jumlah penduduk 23.224.912 orang dengan angka harapan hidup yang cukup tinggi yaitu 79,16 tahun. Untuk SDM penyedia pelayanan kesehatan seperti tenaga medis (dokter) berjumlah 17,21 per 10.000 penduduk, perawat sebanyak 49,21 per 10.000 penduduk. Sedangkan jumlah Rumah sakit di Taiwan sebanyak 507 unit dengan 74.082 tempat tidur. Pada tingkat pelayanan kesehatan dibagi menjadi RS Pusat dengan pelayanan kesehatan tersier, RS Wilayah dengan pelayanan kesehatan sekunder; RS Distrik dan Klinik sebagai pelayanan kesehatan primer.
Taiwan Joint Commission of Hospital Accreditation (TJCHA) dibentuk pada tahun 1999. TJCHA merupakan lembaga independen, non for profit namun penunjukkan kepala TJCHA ditunjuk oleh kementrian kesehatan Taiwan. Dulunya, TJCHA mendapat tugas untuk membangun dan mereformasi sistem akreditasi rumah sakit, memperkenalkan sistem mutu indikator internasional, menjaga indikator kualitas, mempromosikan tujuan nasional tentang keselamatan pasien, membuat sistem pelaporan keselamatan pasien di Taiwan, mempromosikan pendidikan kesehatan profesional dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, yang semuanya telah memberikan kontribusi positif terhadap kualitas kesehatan di Taiwan. Namun saat ini, TJCHA berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien, organisasi kesehatan, dan masyarakat di Taiwan.
Untuk akreditasi rumah sakit di Taiwan bersifat “voluntary“. Namun demikian semua Rumah Sakit “wajib” melaksanakan akreditasi karena hasil akreditasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan kategori rumah sakit. Kategori tersebut adalah medical center hospital, regional hospital, atau district hospital. Kategori ini akan berdampak bagi National Health Insurance (NHI) dalam menentukan besaran global budget yang akan diberikan pada RS dan juga akan menentukan besaran co-payment pasien yang datang. Selain itu untuk kebijakan obat, Taiwan tidak memberlakukan formularium. Sehingga terlihat bahwa NHI mempunyai kekuasaan yang besar. Bagi rumah sakit yang tidak lulus akreditasi akan diberi kesempatan untuk melakukan visitasi ulang pada 3-6 bulan setelah hasil akreditasi didistribusikan. Rumah Sakit yang tidak lulus akreditasi di levelnya dapat turun kategori. Dan jika tidak lulus semua tidak dapat pembiayaan dari NHI, meskipun rumah sakit tersebut dapat tetap beroperasi.
Informasi benchmark mengenai asuransi kesehatan & sistem informasi di Taiwan bisa diakses di
http://mmr.ugm.ac.id/images/file/Newsletter%20Taiwan%20Day%204.pdf
http://mmr.ugm.ac.id/images/file/Newsletter%20Taiwan%20Day%203.pdf
Daftar Pustaka :
Kegiatan MMR benchmark ke taiwan tanggal 2-6 Juli 2012.
http://mmr.ugm.ac.id/index.php/berita/kegiatan-mmr