Jakarta (Metrotvnews.com) : Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) masih dihadang banyak persoalan. Mulai persoalan keluhan kurangnya sosialisasi JKN di masyarakat hingga pasien yang ditolak oleh pihak rumah sakit.


Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengakui aneka persoalan itu. “Implementasi JKN masih ditemui beberapa masalah di lapangan. Kami telah mengupayakan solusi yang tepat dan sosialisasi berkelanjutan,” ujar Nafsiah di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/1).

Salah satu persoalan, jelas Nafsiah, adalah pembebanan biaya obat kepada peserta JKN. “Sesuai peraturan, tidak ada iuran biaya bagi peserta. Tapi kalau ada pihak rumah sakit yang membebani biaya obat kepada peserta JKN akan diklarifikasi dan diberi teguran,” jelas Nafsiah.

Pelayanan rujukan bagi peserta BPJS, jelas Nafsiah, terkadang diulang hanya untuk mendapat tindakan medis. Ini juga menjadi persoalan. “Kemudian persoalan obat bagi peserta dengan penyakit kronis, pendanaan hingga insentif bagi tenaga kesehatan,” kata Nafsiah.

Editor: Khudori

Sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014

{module [153]}