menkesMenteri Kesehatan Nila F Moeloek memastikan program Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan mengganggu program BPJS Kesehatan yang sudah berjalan. Justru, kata Nila, ada beberapa hal yang ditambahkan.

“Tidak berbeda sebenarnya, tapi justru ada beberapa yang dikerjakan,” ujarnya di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2014). Nila datang untuk melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah menteri lainnya yang dikoordinatori oleh Puan Maharani.

Menko PMK Puan Maharani mengatakan memang sedang mengupayakan peleburan KIS dengan BPJS. Pasalnya menurut Menko, KIS ini memiliki cakupan pelayanan dan pembiayaan yang lebih luas bila dibandingkan dengan kartu sebelumnya. 

Target penerima KIS ini ungkap Puan adalah masyarakat prasejahtera yang belum menerima kartu BPJS. Sementara anggaran KIS dan Kartu Indonesia Pintar akan menggunakan APBN 2014 yang sudah disetujui pemerintah era Presiden SBY dan DPR periode lalu. Menurutnya, anggaran tersebut memang sudah difokuskan untuk bidang kesejahteraan rakyat.

“KIS targetnya untuk masyarakat prasejahtera yang belum terima kartu BPJS. Sebanyak 86,4 juta orang yang akan menerima di tahun 2014 dan 2015 tapi kami harap nanti bisa bertambah,” kata Puan.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan rapat lanjutan dari hari Rabu lalu.

“Hari ini kita bahas soal KIS, KIP, KKS. Jadi kita bicara lebih jauh mengenai sekolah, daerah dan anak-anak yang akan didata. November dijalankan siap apa enggak,” kata Anies di kantor Kemenko PMK.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja’far juga memberikan pernyataan senada. Diungkapkannya rapat koordinasi ini membahas tugas-tugas tiap instansi yang akan diemban dari program kerja, jadwal, kegiatan yang akan datang.

“Itu juga dibahas Kartu Indonesia Pintar, salah satunya yang akan dilaunching itu. Nanti bisa juga desa pariwisata, desa mandiri, desa sehat dan lain-lain,” imbuhnya.
Edwin Firdaus

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2014/10/31/

{module[153]}