Jakarta (detik.com), Setiap manusia tentu pernah merasakan kondisi sakit dan memerlukan bantuan dari tenaga kesehatan (nakes) seperti dokter, perawat, bidan, dan apoteker. Dengan banyaknya tenaga kesehatan bermutu, tak dipungkiri banyak pula nyawa yang tertolong.


“Tenaga kesehatan berperan besar dalam menentukan pembangunan kesehatan di Indonesia. Bekerja sebagai Nakes berarti mengabdi pada kemanusiaan dan menjadi pelayan masyarakat,” papar Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, dalam acara Pemberian Penghargaan kepada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tingkat Nasional 2013, di Gedung Sujudi Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (18/5/2013).

Oleh karena itu, menurutnya banyak tantangan yang harus dihadapi dan disikapi serta senantiasa harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

Dalam acara ini, Nafsiah juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap tenaga kesehatan di Indonesia. Nafsiah sangat bangga terhadap para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia yang dinilainya telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik, memberikan pelayanan kesehatan promotif-preventif, serta tulus ikhlas melayani masyarakat.

“Tenaga kesehatan layak disebut sebagai pahlawan bangsa, pahlawan kemanusiaan, dan pahlawan kesehatan, karena telah berusaha meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,” ujar Nafsiah.

Penyediaan tenaga kesehatan di Indonesia dianggap memang perlu diperhatikan mutunya. Sebab kualitas hidup penduduk bergantung pada bagaimana tenaga kesehatannya.

“Tak hanya tenaga kesehatannya saja yang perlu terus ditingkatkan, masyarakat pun perlu ikut serta untuk menjaga kesehatan dan lingkungannya. Selain itu, ingat juga pentingnya promosi kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tak mudah sakit,” terang Nafsiah.

(vit/vit)

Sumber : health.detik.com

{module [153]}