(Lensaindonesia.com) – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Dupak mendapat pujian dari Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nafsiah Mboi. Selama lebih kurang satu jam berkunjung ke puskesmas itu, Nafsiah berulang kali memberikan aplaus dan tanggapan positif saat mendengarkan paparan dari Kepala Puskesmas (Kapus) Dupak Nurul Lailah.
Selain `blusukan` masuk ke poli-poli yang ada di Puskesmas Dupak, Menkes juga menyempatkan diri berdialog dengan penderita AIDS di ruang tertutup. “Puskesmas perkotaan memiliki karakteristik yang berbeda dengan puskesmas yang ada di pedesaan. Saat ini, kami memang sedang fokus mengembangkan puskesmas di wilayah perkotaan. Tapi sejauh ini saya melihat fasilitas dan penanganan yang ada di sini sudah sangat baik,” tutur Menkes di sela-sela acara, Selasa (2/4/2013).
Sementara Kepala Puskesmas Dupak Nurul Lailah mengatakan, puskesmas yang dipimpinnya sudah beroperasi sejak tahun 1958. Pada masa-masa awal, statusnya masih puskesmas pembantu. Namun, seiring berjalannya waktu, puskesmas yang beralamat di Jl Dupak Bangunrejo Gang Poliklinik no 6 itu mengalami banyak perkembangan. “Kini rata-rata pasien yang berobat bisa mencapai 200 sampai 300 per hari,” ungkapnya
Nurul melanjutkan, di wilayahnya dulu ada dua lokalisasi yakni Bangunsari dan Tambakasri. Dia menyadari kondisi itu membuat kawasan ini sangat rentan terhadap masalah penyakit seks menular (PSM). Akhirnya, dibuatlah layanan klinik kesehatan reproduksi.
“Di klinik ini para pekerja seks komersial (PSK) rutin sebulan sekali datang untuk konseling dan kontrol,” jelas Nurul yang mulai memimpin Puskesmas Dupak pada 2005 ini.@iwan_christiono
Sumber : http://www.lensaindonesia.com/2013/04/02/menteri-kesehatan-salut-layanan-puskesmas-dupak.html