JAKARTA (Jaringnews.com) – Menjelang berlakunya BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) di tahun 2014, jumlah Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di Indonesia saat ini masih belum mencukupi. Jumlah kekurangan tersebut melebihi 1.000 buah. Persisnya di angka 1.294 buah. Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi, mengatakan hal itu di Jakarta hari ini.
Kata menteri tersebut, di samping Puskesmas, jumlah rumah sakit juga belum mencukupi. Antara lain, rumah sakit tipe D masih kurang 12 unit. Kekurangan rumah sakit tipe C ada empat unit. “Adapun rumah sakit tipe B masih kurang empat unit juga,” dia menjelaskan.
Kemudian, ia mengatakan bahwa ketidakmerataan distribusi fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, masih terjadi. Itu karena peninggalan sistem masa lalu. Sementara, saat ini kewenangan untuk mengelola sistem itu ada di Pemerintah Daerah.
Kata Menteri Nafsiah, dari kunjungan ke 15 propinsi, pihaknya mendapati adanya daerah yang sangat cukup dalam jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan. Jumlahnya sampai melebihi standar yang ditetapkan WHO (World Health Organization).”Sementara, di sisi lain, ada daerah yang sangat di bawah standar dalam hal kecukupan itu.”
Selanjutnya, Menteri Nafsiah mengatakan bahwa untuk penambahan jumlah tempat tidur rumah sakit, Pemerintah Indonesia menganggarkan dana Rp 7 triliun sampai tahun 2014.
(Dhi / Ara)